Pendahuluan Penjelasan mengenai artikel ini yang meliputi konsultasi dan permasalahan yang dapat di bantu, untuk lebih jelasnya silahkan ba...
5 Penjelasan Dibalik Alasan Seorang Muslim Dilarang Mengucapkan Selamat Natal

5 Penjelasan Dibalik Alasan Seorang Muslim Dilarang Mengucapkan Selamat Natal


Mungkin tidak usang lagi, dapat terdengar, dapat terpampang goresan pena yang dibaca “Merry Christmas”, atau yang bermakna Selamat Hari Natal. Dan biasanya, momen ini disandingkan bersama dengan ucapan Selamat Tahun Baru.

Sebagian orang menganggap ucapan semacam itu tidaklah bermasalah, apalagi yang yang beropini demikianlah ialah mereka orang-orang kafir. Namun perihal ini menjadi masalah yang besar, ketika seorang muslim mengucapakan ucapan selamat terhadap perayaan orang-orang kafir.

Dan ada juga berasal dari satu} di pada kaum muslimin, beropini nyeleneh sebagaimana pendapatnya orang-orang kafir. Dengan alasan toleransi di dalam beragama!? Toleransi beragama bukanlah serupa kesabaran yang tidak ada batasnya. Namun toleransi beragama dijunjung tinggi oleh syari’at, asal di dalamnya tidak terdapat penyelisihan syari’at. Bentuk toleransi bisa juga bentuknya ialah melewatkan saja mereka berhari raya tanpa turut serta di dalam program mereka, juga tidak perlu ada ucapan selamat.

Islam mengajarkan kemuliaan dan akhlak-akhlak terpuji. Tidak cuma perlakuan baik terhadap sesama muslim, tetapi juga kepada orang kafir. Bahkan seorang muslim direkomendasikan berbuat baik kepada orang-orang kafir, selama orang-orang kafir tidak memerangi kaum muslimin.

Allah Ta’ala berfirman,

لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

“Allah tak ada melarang kau untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tak ada memerangimu alasannya agama dan tidak (pula) mengusir kau dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Mumtahanah: 8)

Namun perihal ini dimanfaatkan oleh berasal dari satu} orang untuk menggeneralisir perilaku baik yang perlu dijalankan oleh seorang muslim kepada orang-orang kafir. Sebagian orang menganggap bahwa mengucapkan ucapan selamat hari natal ialah suatu bentuk kelakuan baik kepada orang-orang nashrani. Namun patut dibedakan pada berbuat baik (ihsan) kepada orang kafir bersama dengan bersikap loyal (wala) kepada orang kafir.

Alasan Terlarangnya Ucapan Selamat Natal

1- Bukanlah perayaan kaum muslimin

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa perayaan bagi kaum muslimin cuma ada 2, yaitu hari ‘Idul fitri dan hari ‘Idul Adha.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata : “Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba ke Madinah, masyarakat Madinah membawa dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di era jahiliyah. Maka dia berkata : Aku tiba kepada kalian dan kalian membawa dua hari raya di era Jahiliyah yang kalian mengisi bersama dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya bersama dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya kurban (‘Idul Adha) dan hari raya ‘Idul Fitri” (HR. Ahmad, shahih).

Sebagai muslim yang ta’at, cukuplah panduan Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menjadi sebaik-baik petunjuk.

2- Menyetujui kekufuran orang-orang yang merayakan natal

Ketika ketika mengucapkan selamat atas sesuatu, terhadap hakekatnya kami menawarkan suatu ucapan penghargaan. Misalnya ucapan selamat kepada kawan baik yang telah lulus dari kuliahnya ketika di wisuda.

Nah,begitu juga bersama dengan seorang yang muslim mengucapkan selamat natal kepada seorang nashrani. Seakan-akan orang yang mengucapkannya, menyematkan kalimat oke dapat kekufuran mereka. Karena mereka menganggap bahwa hari natal ialah hari kelahiran dewa mereka, yaitu Nabi ‘Isa ‘alaihish shalatu wa sallam. Dan mereka menganggap bahwa Nabi ‘Isa ialah dewa mereka. Bukankah perihal ini ialah kekufuran yang amat terang dan nyata?

Padahal Allah Ta’ala telah berfirman,

لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

“Bagimu agamamu, bagiku agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 6).

3- Merupakan perilaku loyal (wala) yang keliru

Loyal (wala) tidaklah serupa bersama dengan berbuat baik (ihsan). Wala membawa arti loyal, menolong, atau memuliakan orang kami cintai, agar andaikan kami wala terhadap seseorang, dapat tumbuh rasa cinta kepada orang tersebut. Oleh alasannya itu, para kekasih Allah juga disebut bersama dengan wali-wali Allah.

Ketika kami mengucapkan selamat natal, perihal itu bisa menumbuhkan rasa cinta kami perlahan-lahan kepada mereka. Mungkin berasal dari satu} kami mengingkari, yang diucapkan cuma semata-mata di mulut saja. Padahal seorang muslim diperintahkan untuk mengingkari sesembahan-sesembahan oarang kafir.

Allah Ta’ala berfirman,

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَاء مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاء أَبَداً حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ

“Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu terhadap Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kau dari daripada apa yang kau sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran) mu dan telah faktual pada kami dan kau permusuhan dan kebencian bikin selama-lamanya hingga kau beriman kepada Allah saja.” (Qs. Al Mumtahanah: 4)

4- Nabi melarang mendahului ucapan salam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَبْدَءُوا الْيَهُودَ وَلاَ النَّصَارَى بِالسَّلاَمِ

“Janganlah kalian mendahului Yahudi dan Nashara di dalam salam (ucapan selamat).” (HR. Muslim no. 2167). Ucapan selamat natal juga di di dalam larangan hadits ini.

5- Menyerupai orang kafir

Tidak samar lagi, bahwa berasal dari satu} kaum muslimin turut berpartisipasi di dalam perayaan natal. Lihat saja ketika di pasar-pasar, di jalan-jalan, dan sentra perbelanjaan. Sebagian dari kaum muslimin ada yang memakai pakaian bersama dengan pakaian khas perayaan natal. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kaum muslimin untuk serupa kaum kafir.

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang serupa suatu kaum, maka dia juga bab dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Pembicaraan Kelahiran Isa di dalam Al Qur’an

Bacalah kutipan ayat di bawah ini. Allah Ta’ala berfirman,

فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا (22) فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا (23) فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلَّا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا (24) وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا (25)

“Maka Maryam mengandungnya, lantas ia mengasingkan diri bersama dengan kandungannya itu ke kawasan yang jauh. Maka rasa sakit dapat melahirkan anak memaksa ia (bersandar) terhadap pangkal pohon kurma, dia berkata: ‘Aduhai, alangkah baiknya saya mati sebelum ini, dan saya menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.’ Maka Jibril menyerunya dari kawasan yang rendah: “Janganlah kau bersedih hati, bergotong-royong Tuhanmu telah membawa dampak anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, pasti pohon itu dapat menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” (QS. Maryam: 22-25)

Kutipan ayat di atas membuktikan bahwa Maryam memiliki kandungan Nabi ‘Isa ‘alahis salam terhadap ketika kurma sedang berbuah. Dan ekspresi dominan ketika kurma berbuah ialah ekspresi dominan panas. Makara selama ini natal yang diidetikkan bersama dengan ekspresi dominan masbodoh (winter), ialah suatu perihal yang keliru.

Penutup

Ketahuilah wahai kaum muslimin, persoalan yang remeh bisa menjadi persoalan yang besar kecuali kami tidak mengetahuinya. Mengucapkan selamat terhadap suatu perayaan yang bukan berasal dari Islam saja terlarang (semisal ucapan selamat lagi tahun), bagaimana lagi mengucapkan selamat kepada perayaan orang kafir? Tentu lebih-lebih lagi terlarangnya.

Meskipun ucapan selamat semata-mata sebuah ucapan yang ringan, tetapi menjadi masalah yang berat di dalam perihal aqidah. Terlebih lagi, kecuali ada di pada kaum muslimin yang menolong perayaan natal. Misalnya bersama dengan menolong mengembangkan ucapan selamat hari natal, boleh menjadi berwujud spanduk, baliho, atau yang lebih kritis lagi menggunakan pakaian khas program natal (santa klaus, pent.)

Allah Ta’ala telah berfirman,

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Dan tolong-menolonglah kau di dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan bahu-membahu di dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah: 2).
Baca selengkapnya »
Opini#2, Belajar Cara Pelet kok Dari Internet?

Opini#2, Belajar Cara Pelet kok Dari Internet?

mantra pemikat wanita tanpa puasa dan sholat, pelet ampuh tanpa puasa dan wirid, pelet cinta ampuh dalam 1 hari, pelet ampuh langsung kena, mantra pelet jarak jauh tanpa syarat, ilmu pelet tanpa puasa dan sholat, ilmu pelet langsung jadi, mantra pelet lewat nama, doa doa pelet, mantra pelet gratis tanpa syarat apapun, mantra pelet semar mesem asli, mantra pelet ampuh siap pakai, ilmu pelet langsung kena, mantra pelet instant, pelet ampuh langsung jadi, mantra pelet ampuh dan cepat, pelet langsung manjur




Tujuan
  • Agar bisa memahami lebih baik tentang cara pelet yang benar
  • Memahami setiap langkah apabila kamu benar-benar ingin sekali menguasai ilmu tersebut
  • Memberikan wawasan lebih apabila kamu sekedar ingin tahu mengenai bagaimana cara pelet
  • Mendeskripsikan paham mengenai konsekuensi lebih tentang sebab akibatnya
  • Menghindari pembelajaran cara pelet yang tidak benar

Dalam artikel ini saya tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Tanpa judge secara berlebihan apabila ada selisih paham, maupun memang di dalam pembahasan itu membahas sesuatu yang salah maka ini semua murni hanyalah sebatas pemahaman saya. Dengan tidak mengurangi makna dari tujuan dibuatnya artikel ini di harapkan agar yang membaca ini benar-benar paham tentang isinya dan tidak salah paham dalam mengartikan. Mungkin ada beberapa foto (screen shot) yang saya ambil dari pencarian google dan saya akan membahas, tapi saya tidak mengatakan sumber apapun (darimana saya mendapatkannnya) dengan pengertian yang sekali lagi saya tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.

Pendahuluan:
Pemahaman tentang cara pelet sering di artikan seolah-olah orang tersebut dapat mempelajarinya dengan sangat baik. Berharap dengan mempelajari ilmu tersebut kamu mampu menjadi orang yang pinter. Ketahuilah satu hal yang pasti bahwa ilmu tidak datang dengan sendirinya. Perlu penerapan dasar yang mengawali langkahmu untuk bisa mempelajarinya dengan cara yang bukan sekedar baik, tapi juga dengan cara yang benar. Adapun tentang cara pelet itu sendiri lebih ke bagaimana kamu menjadikan ilmu tersebut dengan seberapa penting nya kamu ingin mempelajarinya. Tapi sebentar! Darimana kamu mempelajari cara pelet?

  • Apakah kamu berguru dengan seorang kyai, ustadz?
  • Apakah kamu mempelajarinya dengan periwayatan silsilah turun temurun?
  • Apakah kamu memiliki kenalan yang bisa membantumu untuk mempelajari cara pelet?

Jika kamu benar-benar mempelajarinya dari orang yang memang menguasai dengan bimbingan yang bisa membuatmu menguasai ilmu tersebut, jelas itu baik. Artinya apa yang kamu pelajari dengan hasil yang kamu pun juga tahu mengenai sebab akibat dan jangka panjang ilmu pengamalan tersebut, maka kamu bisa bertanggung jawab serta ada yang mengawasimu jika kamu melakukan kesalahan. Akan tetapi, bagaimana kalau misalkan kamu mempelajari ilmu ini dari majalah misteri, koran tentang pembahasan hal ghaib, atau bahkan dari internet? Yang benar saja! Tapi baik lah mungkin ada bagian yang membuatmu tertarik untuk mendalaminya tapi tidak memiliki kerabat manapun / silsilah keluarga yang mendalami unsur metafisika (benar-benar mendalaminya).

Beberapa referensi yang mungkin bisa di pelajari? Baik dari sebatas ingin tahu dari apa yang kamu ketahui.

sumber google

Ada beberapa kata kunci yang menjadi sebuah bukti bahwa yang mencari tahu tentang penguasaan materi cara pelet jelas tidak sedikit. Cara mempelajarinya pun juga sederhana. Artinya banyak sekali rasa keingin tahuan dalam proses cara pelet dengan harapan dapat menguasai ilmu tersebut yang kamu pikir sesuai dengan kemampuan kamu. Misalkan mantra pelet jarak jauh tanpa syarat. Tanpa syarat itu bisa di definisikan sebagai proses yang memang tidak terpaku pada sebuah aturan / kaidah yang mengharuskan sesuatu terlebih dahulu untuk dilakukan agar hasilnya bisa terasa. Ingin memiliki kemampuan yang tidak sederhana dengan harapan hasil yang menakjubkan. Siapa yang tidak tertarik bukan?

penelusuran terkait google

Akhirnya saya pun tertarik dan ingin mengetahui lebih dalam tentang penelusuran yang terkait dari mantra pelet jarak jauh tanpa syarat. Dan beberapa diantaranya memang sebuah kata kunci yang berhubungan dengan cara mempelajari yang memang itu tidaklah susah. Misalkan mantra pemikat wanita tanpa puasa dan sholat. Tapi dibalik kata 'tidaklah susah' sebenarnya untuk melakukan puasa apalagi sholat jelas itu bukan lah sesuatu hal yang susah untuk di kerjakan. Berarti kesimpulannya hanya 1. Orang tersebut hanya menginginkan sebatas bisa mempelajari ilmu tersebut tapi ingin mencari tahu yang sekiranya instant untuk di pelajari. Ya, meskipun sebenarnya memang tidak sedikit ilmu yang bisa kamu amalkan tanpa melakukan apapun, tapi kecenderungan orang yang ingin melakukan cara pelet tersebut tanpa melakukan apa-apa jelas tidaklah sedikit.

artikel yang berkaitan

Dari beberapa penelusuran memang benar bahkan mencari kata tanpa syarat cukup banyak. Antusias orang dalam mencari ilmu yang harapannya bisa dia pelajari dengan mudah tidak lah sedikit. Entah mungkin memang orang sekedar ingin tahu, ataupun malah justru ingin mempelajarinya sendiri. Kecenderungan seperti ini seolah terlihat sebagai pribadi yang inginnya hanya serba instant saja. Ya meskipun hal yang wajar mencari sesuatu tanpa syarat yang berat. Hanya saja kamu mencari ini di internet, apa kamu yakin bisa mendapatkan cara pelet yang benar?

Dari 3 screenshot tadi juga sudah membuktikan cukup banyak kata kunci yang berkaitan dengan tanpa syarat. Tapi tunggu, apa masih tidak sependapat? Baik saya coba ulas hal lainnya lagi.

artikel yang berkaitan

Hal yang lebih menarik nya lagi adalah selain mereka mencari tanpa syarat, banyak juga yang mencari dengan cepat reaksi. Dimulai dengan tanpa syarat dengan harapan agar cepat reaksi. Semua itu benar-benar sangat dapat di simpulkan kecenderungan orang yang memang mencari yang berkaitan dengan ilmu pelet tapi tapi inginnya cepat saja. Jika dari 10 penelusuran ada 8 kata kunci yang berkaitan dengan cepat reaksi dan tanpa syarat maka 8 - 10 orang yang mencari kata kunci cara pelet pasti mencari cara pelet yang memang tanpa syarat dan cepat reaksi. Masuk akal sih memang, mengingat jarang sekali orang yang lebih menyukai prosesnya di banding hasilnya. Maka dari itu, dalam hal cara pelet pun demikian. Tapi apakah benar ada hal yang seperti itu?

sumber penelusuran yang terkait

Semakin saya mencari kata kunci di hasil penelusuran dan memang benar adanya bahwa banyak sekali pencarian yang justru lebih mencari seberapa cepat serta melakukannya tanpa syarat. Namun, yang menjadi pembahasan saya di thread ini adalah apakah benar cara pelet seperti demikian benar ada nya di internet?

Penerapan Cara Pelet pada dasarnya bisa dimana saja kamu pelajari selama ilmu yang kamu dapatkan ialah ilmu yang memang benar mengarah untuk mengamalkan cara pelet. Hanya saja ketika seseorang sedang memiliki masalah dan tidak tahu bagaimana cara nya, dia justru ingin melakukan sesuatu untuk menyelesaikannya sendiri. Bukan kepada orang yang lebih mampu, justru dia ingin mempelajarinya sendiri. Kita ambil contoh mengenai mendapatkan wanita dengan beberapa kata kunci dari foto di atas yaitu mantra pemikat wanita tanpa puasa dan sholat. Ketika dia merasa (mungkin) dia tidak pantas untuk perempuan tersebut, saking terobsesinya dengan perempuan itu (entah karena baginya wanita tersebut terlalu cantik, begitu idaman, atau alasan lainnya) akhirnya dia memutuskan untuk mengambil langkah pintas dalam mendapatkan perempuan tersebut. Dia mencari beberapa kata kunci mengenai cara pelet wanita dan bisa jadi dia membaca beberapa artikel tentang syarat nya dan ternyata syarat tidak masuk akal untuknya. Akhirnya dia mencari kata kunci mempelajari cara pelet dan tanpa syarat karena baginya itu serasa mungkin. Untuk mendapatkan wanita idaman kamu ingin cara instant yang benar-benar tanpa usaha apapun? Laki-laki macam apa kamu!

Tentang persyaratan yang dimaksud, pada dasarnya beberapa sumber referensi tentang cara pelet itu sendiri terkadang cenderung berlebihan di banding dengan persyaratan yang sebenarnya. Dan ada beberapa hal yang seolah dia lah yang paling memiliki ilmu tapi ya layaknya tong kosong nyaring bunyinya. Ngga ada maknanya sama sekali! Tapi memang tidak semua orang seperti itu dan rata-rata orang yang seperti itu memang di kehidupannya nyatanya dia sama sekali tidak memiliki ilmu lebih. Dia hanya sok memberikan dasar ilmu yang sebenarnya tidak ada makna nya sama sekali karena memiliki tujuan tertentu. Entahlah, mungkin sekedar berbagi agar orang lain bisa menerima / mempelajari ilmu tersebut sebagai menambah referensi serta wawasan. Namun, bagaimana kalau ilmu itu ternyata palsu? Semakin banyaknya referensi yang terdapat dari banyaknya website yang membagikan cara pelet menjadi semakin banyak jenisnya. Awalnya saya pikir demikian. Tapi saya justru menemukan sebuah hal yang sangat menarik. Ketika (mungkin) kita tahu bahwa dalam pelet itu ada syarat dan lain-lain agar bisa berdampak. Semakin ampuh pelet nya, semakin susah syaratnya. Itu logikanya. Akan tetapi, saya kok justru tidak menemukan Cara pelet pakai syarat?

pencarian 1

pencarian 2

pencarian 3

Mungkin memang jika kita memberikan sebuah informasi tapi informasi itu memberatkan, terkesan seolah sepi pembaca dan tidak membuat tertarik. Mungkin itu pikir dia awalnya. Tapi yang herannya adalah mengapa benar-benar tidak ada sama sekali yang mereferensikan ilmu dengan pembelajaran tahapan yang mengajari nya step by step. Maka itu akan terlihat lebih masuk akal. Sekarang coba pikir, kamu mencari sebuah ilmu untuk kamu pelajari tentang cara pelet. Kamu ingin mendalaminya, tapi di internet justru lebih banyak yang mereferensikan tanpa syarat. Aneh bukan? Tanpa puasa, tanpa syarat, cepat. Ketika orang lain juga banyak sekali yang mencari tentang cara pelet tanpa syarat, ternyata banyak juga situs website yang membagikan cara tersebut. Pantas saja hasil penelusurannya seperti demikian.

Tapi kita ambil garis kesimpulannya seperti ini, bagaimana seseorang bisa mengubah sesuatu agar itu dapat berhasil tapi tidak melakukan syarat apapun. Seperti misalnya, kamu ingin jadi dokter. Syarat nya kamu harus lulus Sarjana Kedokteran. Dan untuk sekedar bisa masuk kuliah kedokterannya saja kamu perlu melakukan sesuatu agar dapat di terima. Kemudian untuk bisa di terima pun kamu harus memenuhi syarat karena tidak semua pendaftar dapat mendaftar di kuliah kedokteran. Oke garis kesimpulannya, pernahkah kamu mengetahui cara agar bisa jadi dokter tanpa syarat? Menurut kamu apakah dengan tanpa syarat kamu bisa menjadi dokter? Ya begitupun dengan cara pelet. Hal yang kamu kerjakan berkenaan tentang perasaan. Untuk mengamalkannya pun butuh sebuah ajian, makna, serta pembuka makna, kriteria pengamal, dan jangka menengah setelah amalan bereaksi untuk kesinambungan. Pernah berpikir sedemikian untuk mempelajari ilmu pelet yang memang seharusnya tak perlu kamu pelajari?

Mungkin ada benarnya juga seiring kita membagikan sebuah informasi agar dapat menarik si pembaca maka judul artikel serta isinya dibuat sedemikian menarik agar situs tersebut di kunjungi. Menilik lagi ke sebelumnya, bahwa banyak sekali penelusuran yang merekomendasikan tanpa syarat dan ternyata banyak juga situs yang memberikan informasi tersebut. Maka dengan itu beberapa situs memang memanfaatkan sebuah kata kunci agar banyak pencari yang mengunjungi situs tersebut. Entah ilmu nya bagaimana dan penerapan ilmu nya, itu jelas di luar dari bagaimana orang tersebut mengamalkan amalan tersebut. Dari informasi yang dia dapatkan pun apakah cara pelet / ilmu pelet yang kamu terima itu dapat terjamin? Bisa di percaya? Kalau sumber nya jelas itu bagus. Tapi kenyataannya kita justru sulit mencerna bagaimana tahap awal dan terlalu bagusnya 'hasil' yang di dapatkan dari penjelasan tersebut. Sekilas memang tidak masuk akal. Tapi semakin kamu sering memperhatikannya maka kamu sendiri juga akan menyimpulkan bahwa itu tidak lah masuk akal.

Kamu tahu tidak, orang yang membagikan ilmu palsu itu dosa besar lho. Dengan membagikan sebuah ilmu yang sebenarnya tidak ada dasarnya dan secara tidak langsung dalam membagikan ilmu palsu itu ada unsur membohongi karena ekspetasi seseorang untuk dapat mempelajari ilmu itu agar dia bisa mengetahui bagaimana caranya. Perihal tentang dasar materi lainnya pun juga termasuk dalam kepalsuan yang bisa jadi dia hanya sekedar membuat, atau pun meng copy paste sebuah artikel yang ajiannya mungkin benar tapi makna nya yang salah. Saya sering sekali menemukan sebuah artikel yang dia sebenarnya hanya membagikan satu ilmu tapi penerapannya banyak sekali. Dan dari ilmu itu dia mengaitkan sebuah kata kunci yang sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan proses tertentu. Artinya secara tidak langsung mereka memang memanfaatkan semua kata kunci untuk menarik minat dengan memasukkan kata kunci yang berkaitan ke satu artikel yang sama. Dari cara demikian bisakah kamu menjamin bahwa ilmu itu beneran?

Saya ambil beberapa contoh dari beberapa artikel yang saya temukan. Jelas saya tidak menyebutkan sumber darimana saya ambil screenshot tersebut akan tetapi jika kamu memang mencarinya juga mugkin kamu akan menemukannya sendiri. Atau pun kamu mungkin sudah mengetahui nya terlebih dahulu karena kamu pernah membaca artikel tersebut.

contoh penelusuran terkait artikel

Seperti yang kau lihat, banyak sekali search of term atau pemanfaatan kata kunci yang dia ambil semuanya benar-benar seolah dia membagikan ilmu tertentu. Misalkan dia membagikan ilmu semar mesem, tapi di balik itu ada beberapa kata kunci yang sebenarnya sama sekali tidak ada kaitannya dengan artikel / ilmu yang dibagikan. Ya meskipun tidak semua nya dan beberapa diantara nya memang masih berkaitan dengan ilmu tersebut tapi memang kebanyakan kata kunci tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan artikel yang di posting. Berarti jika seperti demikian, ilmu manakah yang benar bisa menjadi jaminanmu agar dapat di pelajari dengan hasil yang baik?

Tapi memang dengan menargetkan kata kunci yang terkait memang memiliki manfaat yang cukup baik, terutama untuk situs yang memiliki 1 kategori. Beberapa manfaatnya:
  1. Bisa menambah visitor atau pengunjung
  2. Meningkatkan trafic pengunjung
  3. Menambahkan karakter (kata-kata)
  4. Mempersingkat materi agar semua materi dapat di satukan (dengan artikel yang terkait)
Dengan menambahkan beberapa kata kunci yang sebenarnya sama sekali tidak ada kaitannya sebenarnya kamu juga bisa menilai bahwa dia sebenarnya tidak serius dalam memberikan informasi. Terlebih ketika dia mengaitkan sesuatu yang sama sekali tidak ada kaitannya justru membuat kita tersesat, dia memberikan ilmu sesat yang caranya itu memang tidak di perbolehkan. Maka dari itu tentu kamu juga perlu memikirkan secara baik lagi mengenai cara pelet yang akan kamu dalami nantinya. Pastikan apa yang kamu pelajari itu benar-benar di peruntukkan untuk permasalahan maupun kebutuhan kamu. Jangan sampai kamu mempelajari ilmu yang salah. Misalkan kamu ingin mendapatkan orang yang kamu cinta, tapi kamu mengamalkannya dengan ilmu yang justru membuat pisah. Ya itu sama sekali tidak berdampak malah bisa berefek dia menjadi benci sama kamu.

Dan coba deh perhatikan lagi mengenai kata kunci yang berkaitan dengan cara pelet tanpa syarat. Yang cukup menarik lagi adalah artikel-artikel yang wujudnya hampir sama. Layaknya copy paste atau pun mungkin itu 1 pemilik situs yang sama. Atau bahkan ada beberapa materi dari ilmu sendiri yang sebenarnya doa ini untuk apa tapi di tulis keterangannya apa

sumber: internet
Mungkin ada benarnya bahwa doa tersebut memang bisa di gunakan untuk mendapatkan orang yang di cinta (lebih tepatnya doa agar orang yang kita cintai mencintai kita), tapi makna dari doa itu bukan lah bentuk Doa Pelet Pengasihan Wanita. Melainkan doa yang memang bisa di terapkan baik laki laki maupun perempuan. Dan itu benar-benar bukanlah pengasihan. Tapi ada bagusnya, dia membagikan ilmu yang memang bisa berdampak. Tapi palsu dalam menjelaskan makna di balik doa tersebut. Kita bisa menyimpulkan bahwa dia membagikan ilmu yang salah. Seperti itu bukan?

Sesuai dengan beberapa artikel saya (sebelumnya) yang menjelaskan dampak penyalahgunaan cara pelet yang tidak benar itu sesungguhnya tidak bisa dikatakan main-main. Saya tidak bermaksud untuk menghasut ataupun niat menakuti. Tapi ada pola pikir yang harusnya kamu ubah dalam penerapan ilmu yang memang berkaitan dengan kebutuhan. Mengapa tidak berpikir untuk mempergunakan ilmu yang sekedar menjadi doa sebagai sebatas pegangan (bukan pengamalan mutlak). Kamu bisa mempelajari ilmu apapun (selama memang ada yang mengawasi / membimbingmu) tapi jika ilmu tersebut berlawan dengan prinsip keyakinanmu maka saya sarankan untuk hilangkan rasa keingintahuan kamu terhadap cara pelet. Hal ini tentu akan menghindari dampak yang tidak baik akibat penggunaan ilmu / cara pelet yang tidak benar.

Memahami bahwa sebenarnya ada ilmu yang bisa kamu pelajari tanpa harus mempelajari ilmu ini secara berlebihan. Ketahuilah bahwa kamu memiliki sebuah batas dimana kamu seharusnya memang tidak perlu untuk mengamalkan ilmu ini. Baiknya, lepaskan semua keinginanmu dan perbaiki diri dengan hal yang positif, Jika itu berkaitan dengan lamunan mu karena ingin mendapatkan orang yang kamu cinta, lebih baik kamu mencari cara bagaimana agar orang yang kamu cinta tertarik padamu. Setidaknya kamu bisa mengusahakan terlebih dahulu tanpa perlu menggunakan ilmu alternatif untuk penyelesaian permasalahanmu bukan? Maka dari itu jika kamu juga merasa bahwa kamu masih layak untuk mendapatkannya, maka dekatin dia dengan cara yang memang bisa membuatnya tertarik padamu.

Sebenarnya ada satu hal lagi yang terpenting. Ketika kamu memang bisa mempelajari / mengamalkan ilmu yang dapat mengubah perasaan itu tidak membuatmu seolah kamu memiliki ilmu lebih. Maksud saya begini, jika kamu menceritakan kepada orang lain bahwa kamu memiliki kemampuan yang dapat mengubah perasaan orang lain maka temanmu justru menjauhi kamu karena takut ataupun waspada atas ketidak inginan dia untuk dekatmu. Ataupun mungkin kamu dikenal sebagai orang yang memang memiliki ilmu lebih. Tapi sebenarnya itu tidak membuatmu merasa lebih hebat kok. Justru orang yang hebat adalah orang yang bisa mengubah sesuatu keadaan dimana ketika orang lain menilaimu kalau kamu tidak bisa, kamu tunjukkan bahwa orang lain itu salah menilaimu dan kamu mendapatkannya dengan caramu sendiri. Dengan demikian dilihat dari sudut manapun, kamu adalah orang yang hebat meskipun tanpa memiliki ilmu apapun.

Kesimpulan
Tidak ada yang salah jika kamu mempelajari ilmu tersebut dan kamu mendapatkan nya dari internet. Akan tetapi kamu perlu memahami terlebih dahulu jangan langsung asal mencerna. Karena tidak semua ilmu yang ada di internet itu benar (bahkan lebih cenderung banyak yang palsu). Jika kamu merasa ingin menyelesaikan permasalahanmu, saya pikir kamu tidak perlu melakukan sesuatu hal yang lebih dan pahami lebih dalam ketika kamu mencintai orang lain, dengan apa yang kamu perbuat apa kamu merasa yakin kalau dia bahagia?

Maka dari itu jika kamu merasa ingin mendapatkan dia tapi kamu tidak bisa melakukan apapun layaknya permasalahan yang tak bisa kamu selesaikan sendiri, maka minta bantuan lah kepada orang yang tepat. Dengan demikian ketika kamu bisa mendapatkan dia, itu adalah hasil ikhtiar mu serta keinginan yang akhirnya bisa kamu wujudkan. Kenali diri menjadi pribadi yang lebih baik, maka dia akan menjadi penyempurnamu dibalik kekuranganmu.
Baca selengkapnya »
10 Cara Memantaskan Diri untuk Menyambut Jodoh Idaman

10 Cara Memantaskan Diri untuk Menyambut Jodoh Idaman


Mendapatkan pasangan yang kamu idamkan adalah kebahagiaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Menemukan seseorang yang bisa mendampingi dan menerima segala kelebihan dan kekuranganmu memang wajib patut disyukuri.

Pertanyaannya, bagaimana kamu bisa mendapatkan pasangan yang kamu harapkan? Jodoh, banyak orang bilang adalah cerminan dari kepribadianmu sendiri. Orang yang akan berdiri di sampingmu tidak akan jauh-jauh dari gambaran pribadimu. Kali ini saya akan berbagi cara bagaimana memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang sesuai harapanmu.

1. Selesaikan urusan dengan dirimu sendiri, terima dirimu sepenuhnya

Ada satu hal yang harus kamu lakukan sebelum mengeluarkan hal-hal terbaik dalam dirimu, yaitu : Kamu harus selesai dengan dirimu lebih dulu. Sesuatu yang mengganjal dan permasalahan dalam dirimu akan jadi penghalang bagi tersalurkannya kebaikan yang kamu miliki.

Terimalah hidup yang kamu miliki saat ini dengan lapang dada. Maafkan dirimu dari kesalahan-kesalahan masa lalu yang sudah lewat. Bebaskan dirimu dari rasa bersalah dan penyesalan. Demi menjadi versi terbaikmu, kamu harus bisa berdamai dengan kenyataan bahwa sekuat apapun kamu mencoba memperbaiki, pada kenyataannya manusia memang tidak akan sempurna.

2. Kamu perlu belajar untuk mencintai dirimu terlebih dulu

Meskipun terdengar klise, tapi kata bijak yang mengatakan bahwa “Cintailah dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain” itu sebenarnya memang benar. Caramu mencintai diri sendiri akan jadi patokan bagaimana orang lain akan mencintaimu. Ketika kamu sudah tidak sayang lagi dengan diri sendiri, maka jangan harap orang lain akan lebih menyayangimu.

Jangan pernah menempatkan dirimu sebagai objek yang mungkin bisa disakiti. Perlakukanlah dirimu sendiri dengan baik. Menangislah jika kamu ingin, berbahagialah ketika kamu telah mendapatkan pencapaian, jangan pedulikan kata orang dan pendapat negatif di sekitarmu.

Prioritaskan dirimu sendiri, ingatlah bahwa kebahagianmu lebih penting dari apapun di dunia ini. Kalau kamu sudah bisa sepenuhnya mengasihi dirimu, orang lain juga akan mengasihimu sebesar yang sudah kamu lakukan, bahkan bisa lebih.

3. Temukan: Apa yang membuat kamu sedih? dan apa yang membuat kamu bahagia?

Gairah atau passion adalah sesuatu yang akan mampu membuatmu benar-benar merasa lebih hidup. Salah satu cara memantaskan diri agar bisa mendapat jodoh idaman adalah dengan menggali passion hidupmu lebih dalam.

Temukanlah hal yang paling bisa membuatmu memiliki semangat yang membara, temukan sesuatu yang dapat membuatmu rela bangun di pagi hari hanya untuk melakukan hal tersebut seumur hidupmu. Teruslah mencari panggilan hidup yang paling cocok denganmu.

Seseorang yang telah menemukan renjana-nya akan memancarkan aura positif dan semangat yang berbeda dari orang lain. Walau kesulitan hidup tetap harus dihadapinya, tapi semangat yang ia dapatkan dari menekuni hal yang kamumu sukai akan membuatnya yakin bahwa selalu ada hal baik yang masih bisa dia lakukan dalam hidupnya.

Ketika kamu sudah menemukan tujuanmu, ini berarti kamu juga sudah menemukan hidup seperti apa yang ingin kamu jalani. Pasangan hidup yang kelak mendampingimu juga akan kamu sesuaikan dengan tujuan itu. Kamu tidak akan mengorbankan passion-mu hanya demi cinta.

4. Jadilah seseorang yang konsisten dan setia dengan rutinitas

Manusia pada umumnya menganggap pribadi yang menyukai rutinitas adalah seseorang yang membosankan. Padahal, konsistensi dan kekuatan untuk menghadapi rutinitas adalah kunci sukses dari semua hubungan romantis.

Pada akhirnya, kamu akan menghadapi pasanganmu setiap hari. Kebosanan pasti akan melanda. Apabila kamu tidak bisa menghadapi rutinitas,lalu bagaimana hubungan kalian bisa bertahan lama?

Menjadi konsisten dan setia pada rutinitas bukan berarti kamu tidak akan mungkin lagi memberikan kejutan pada pasanganmu. Konsistensi adalah selalu berusaha menepati janji kepada pasangan, berusaha menyelesaikan semua pekerjaan yang sudah kamu mulai, memberikan kemampuan terbaikmu tiap hari.

Bukankah hubungan yang dewasa melibatkan 2 orang yang kerap bosan tapi terus mencoba saling jatuh cinta?

5. Kamu harus punya pengendalian emosi yang baik

Adapun sebuah anggapan bahwa pencinta yang baik adalah dia yang emosinya meledak-ledak. Tidak stabilnya emosi bisa membuat sebuah hubungan cinta lebih dinamis. Kalau tidak ada drama tidak akan seru, katanya. Orang yang terlalu tenang justru dianggap membosankan.

Menjadi seseorang yang mampu mengendalikan emosi tidak sama dengan jadi bermuka datar dan tidak bisa mengekspresikan apa yang sedang dirasakan. Punya pengendalian emosi yang baik berarti tahu menempatkan diri. Kapan harus bicara, kapan harus diam, di titik mana harus mengalah dan di saat dia harus berjuang lebih keras.

Jika kamu sudah memiliki kualitas ini, maka pasangan yang kamu dapatkan juga tidak akan jauh dari ini. Dalam hubungan jangka panjang, yang dicari adalah ketenangan saat bersama. Drama dan segala pertengkaran tidak penting pada akhirnya akan terasa begitu melelahkan.

6. Sensitif dan terbuka terhadap kebutuhan orang lain

Keterbukaan tak jarang disalah artikan sebagai kurangnya prinsip. Kalau kamu terbuka, berarti kamu akan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarmu. Sedangkan keterbukaan adalah kualitas yang wajib ada jika kamu memang ingin memantaskan diri untuk menyambut jodoh idaman.

Terbuka, berarti mau mendengar masukan dan keluhannya. Menjadi seseorang yang terbuka berarti melebarkan pintu pemahanmu untuk memahami kekecewaan yang pasanganmu sedang rasakan terhadap hubungan kalian.

Ketika kamu sudah melatih keterbukaanmu, maka secara otomatis kamu juga akan jadi orang yang lebih peka terhadap kebutuhan orang lain. Salah satu cara menjadi pasangan yang baik adalah kalau kamu bisa membaca kode dibalik semua isyaratnya tanpa harus diberi tahu panjang lebar.

7. Belajar menekan ego

Hidup secara berdampingan dengan pasangan juga berarti membuat 2 kepala sejajar, meski berada diatas leher yang berbeda. Untuk menjadi pasangan yang baik, kamu harus belajar untuk menekan egomu. Tidaklah mungkin dalam hubungan semua keinginanmu harus terpenuhi?

Jika saat ini kamu belum memiliki calon pasangan, belajarlah menekan ego dari interaksi dengan keluarga dan teman-temanmu. Saat menghadapi perbedaan sudut pandang dengan mereka, ungkap dan ucapkan pendapatmu dengan santun.

Pahami juga bagaimana posisi mereka. Berusahalah melihat permasalahan dari sudut pandang lawan bicara. Masihkah kamu berani berharap dapat pasangan yang pengertian dan mampu memahamimu kalau menahan ego sendiri saja belum mampu?

8. Bersikap lembut

Jangan langsung beranggapan bahwa lembut identik dengan cengeng dan lembek, ya. Agar kamu pantas menjadi calon pendamping yang baik, kelembutan adalah sifat wajib yang harus kamu miliki.

Berusaha menjadi orang yang lebih lembut berarti memperlakukan orang lain dengan sebaik mungkin. Berupaya jadi orang yang memiliki kelembutan hati, maka setara dengan menyadari bahwa setiap orang pantas dihargai, karena mereka sedang menghadapi medan perjuangannya masing-masing.

Kamu perlu mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih lembut, agar bisa memperlakukan pasanganmu dengan penuh perhatian dan penuh kasih sayang. Seseorang yang benar-benar kamu sayangi layak disambut dan diperlakukan dengan halus.

9. Tahu batasan diri

Seseorang yang selama lajangnya mampu menjaga diri, maka ia juga akan mendapatkan pasangan yang pandai menjaga diri. Tetapkan batasan antara baik dan buruk, tentukan standard mana hal yang layak kamu lakukan dan mana yang tidak. Patuhi batasan yang kamu buat sendiri.

Kalau menurut hati nuranimu minum minuman yang mengandung alkohol itu tidak baik, jadi batasi dirimu untuk tidak melakukannya. Kalau menurutmu pakai celana pendek itu tidak pantas untuk di lihat, maka jangan tergoda untuk pakai sekalipun pasanganmu yang meminta.

Mampu menghargai batasan yang kamu ciptakan menunjukkan bahwa kamu bisa menghargai dirimu sendiri. Kalau hal ini sudah bisa kamu lakukan, akan mudah bagimu menghargai batasan yang ditetapkan oleh pasanganmu kelak.

10. Belajar menjaga komitmen

Komitmen, merupakan kunci dan bahan bakar penting dalam sebuah hubungan. Jika kamu menginginkan dapat jodoh yang baik, maka kamu perlu pintar menghargai komitmen. Lantas bagaimana caranya belajar menempatkan komitmen sebagai prioritas?

Kamu bisa mulai dari hal terkecil, contohnya belajarlah untuk bertanggung jawab pada pilihan hidupmu. Kamu sudah memilih kuliah di Jurusan Teknik Sipil? Mau kamu mabuk teori, atau bahkan pusing dengan praktikum, itu semua tidak ada alasan untuk kamu tidak memberikan yang terbaik.

Begitulah cara komitmen bekerja. Dia jadi pengingat bahwa hal yang sedang dijalani saat ini adalah keputusan rasional yang harus terus dilanjutkan. Kalau sudah berkomitmen terhadap sesuatu, maka tidak ada pilihan untuk mundur dan pergi meninggalkannya sebelum mati-matian berjuang untuk mempertahankannya.

Jika kamu sudah mampu menjaga komitmen dalam kehidupan sehari-hari, maka dapat di pastikan kamu bisa menjaga komitmen dengan calon pasangan. Seburuk apapun keadaan yang kelak akan kalian hadapi, komitmen-lah yang akan membuat kalian bertahan.

Itu tadi beberapa cara mempersiapkan diri supaya kamu pantas mendapatkan jodoh terbaik sesuai dengan keinginan dan sesuai dengan dirimu sendiri. Semoga kehidupan cintamu mengagumkan.
Baca selengkapnya »
6 Alasan Mengapa Laki - Laki Lebih Perhatian Hanya Saat Pendekatan

6 Alasan Mengapa Laki - Laki Lebih Perhatian Hanya Saat Pendekatan



Banyak yang bilang pendekatan itu masa yang paling indah dan lucu dalam hubungan. Masa di mana kamu dan dia masih sering jaga image dan malu-malu kucing. Masa di mana perasaan hendak bertemu sangat berkobar-obar. Rasanya selalu hendak bertemu dengannya setiap saat.

Fase Pendekatan begitu menyenangkan bagi wanita karena pada saat itu perhatian laki-laki kepadanya sangatlah intens. Belum makan ditanyakan, tidak enak badan di manja, ingin ke suatu tempat di temani dan lain-lain. Perhatian inilah yang terkadang suka membuat kamu rindu, karena setelah berpacaran–entah mengapa perhatian kekasih kamu mengendur. Rasanya tidak se-intens dulu memperhatikan kamu.

1. Setelah mempunyai kekasih, fokus laki-laki cenderung lebih kepada hal lain dalam hidupnya seperti pekerjaan, orangtua atau hobi

Sebelumnya, mungkin mencari pasangan merupakan prioritas utama dalam hidupnya – maka dari itu ia begitu ambisi dalam memiliki kamu. Namun setelah berpacaran, prioritas itu perlahan berubah seiring dengan hidup yang terus berjalan dan menuntutnya meraih apa yang sepatutnya dia lakukan.

Kamu harus ingat, hidupnya tidak hanya melulu soal kamu. Dia juga mempunyai hobi yang harus dikerjakan, cita-cita yang harus diraih, pertemanan yang harus dijaga, dan yang paling penting adalah keluarga. Singkatnya, dia hanya mau meneruskan hidupnya saja.

Tenang kamu tetap prioritas utama kok cuma tidak terang-terangan diperlihatkan olehnya.

2. Mengejar wanita itu masa paling seru dan menantang. Namun saat sudah berhasil kebanyakan lelaki seperti kehilangan motivasi untuk membuat seru hubungan

Salah satu alasan mengapa masa pendekatan juga indah di mata lelaki adalah karena dia menganggap bahwa mendapatkan kamu merupakan sebuah tantangan baginya. Oleh sebab itu segala usaha dilakukannya, termasuk memberikan perhatian yang intens kepadamu.

Ketika rintangannya susah berhasil, lelaki cenderung menjadi lebih pasif memberi perhatian. Ini disebabkan karena ia kehilangan rintangannya yang telah kamu raih semenjak kamu memutuskan untuk menerimanya. Namun jangan salah diartikan dengan dia tidak benar-benar cinta padamu. Dia hanya butuh kehilangan motivasinya. Inovatif, buat dirimu jadi kembali jadi rintangannya

3. Kadang perubahan sikap ini dipengaruhi sifat dasar manusia yang selalu ingin lebih. Coba deh kamu buat perubahan pada dirimu supaya dia memperhatikan mu lagi

Supaya tidak heran dengan perubahan prioritas yang dilakukan kekasih kamu, sebaiknya kamu pahami lagi sifat dasar manusia yang tidak pernah puas dan selalu ingin lebih. Boleh jadi saat itu dia sedang mengalami kejenuhan kamu yang begitu-begitu saja. Maka dari itu kamu harus berusaha untuk mencari cara agar selalu terlihat menarik di matanya. Berdandan lah sekali-sekali atau cobalah untuk memperbaharui penampilan demi memikat perhatiannya lagi.

4. Mengartikan sikapnya yang berbeda tidaklah bisa kamu jelaskan terburu-buru. Mungkin saja ada sikapmu yang membuat dia tidak nyaman denganmu

Menilai ada yang berubah dari gebetanmu tidak bisa hanya dilihat dari sudut pandangmu saja. Baiknya kamu juga menilai dari sudut pandang lelakimu. Apa yang membuatnya berubah. Boleh jadi disebabkan karena sikapmu kepadanya. Coba deh ingat-ingat, ada tidak sikapmu kepadanya yang bisa membuatnya tidak nyaman. Barangkali kamu telah melakukan kesalahan.

5. Boleh jadi itu awal fase bosan dia. Sementara dalam hubungan kebosanan itu wajar, dan semua orang pasti pernah mengalaminya

Satu hal yang mungkin menyebabkan perhatiannya berkurang boleh jadi disebabkan karena dia sedang dalam fase kebosanan. Jangan takut, wajar dalam hubungan terdapat fase bosan. Fase bosan ini biasanya dikarenakan rutinitas yang kalian lakukan itu-itu saja. Kalian butuh aktivitas baru yang belum pernah dilakukan berdua untuk memperbaiki keadaan.

6. Sadari sejak dini, barangkali ada orang lain yang menarik perhatiannya. Kamu tidak perlu panik, karena banyak cara mengatasinya

Musabab yang paling ekstrem yaitu barangkali ada orang ketiga dalam hubungan kalian. Bukannya menakut-nakuti, tapi kan siapa tahu.. Nah sebelum semuanya menjadi lebih sulit, maka kamu harus bertindak dan bersikap. Coba lakukan investigasi kecil-kecilan. Kalau benar ada potensi mengarah ke sana, maka kamu perlu berbicara empat mata dengan pacar kamu. Tidak perlu gegabah memutuskan, tanyakan saja kebenarannya dan maunya bagaimana. Kalau benar dia masih cinta, dia pasti akan kembali dengan sendirinya.

Perhatian lelaki cenderung lebih saat pendekatan dibandingkan saat pacaran karena dia belum memiliki dirimu sehingga cara dia merayumu adalah dengan memberimu perhatian yang lebih dengan harapan kamu akan melihat dirinya. Dan setelah pacaran perhatiannya menjadi lebih berkurang bukan karena ia tidak lagi sayang, banyak alasan yang mempengaruhi dirinya seperti yang sudah kita bahas bersama di atas.
Baca selengkapnya »
20 Cara Yang Perlu Kamu Lakukan Untuk Melupakan Orang Yang (Masih) Kamu Cinta

20 Cara Yang Perlu Kamu Lakukan Untuk Melupakan Orang Yang (Masih) Kamu Cinta



Umpamanya dalam setiap hubungan yang berakhir, putusnya cinta akan terasa sangat menyakitkan apalagi jika kita tidak menerima itu semua. Perasaan yang sudah ada serta bertahan dengan cukup lama kandas akibat beberapa faktor entah sederhana maupun rumit. Hal lainnya misalkan dia tidak menjaga komitmennya (tidak setia), faktor permasalahan hubungan yang terjadi akibat percecokkan yang tak terkendali hingga selalu berkelanjutan, pihak keluarga yang tidak mendukung hubungan, atau bisa jadi akibat adanya orang ketiga. Pertikaian yang ada pun seolah menjadi hal yang menakutkan hingga kita tidak pernah memikirkan kekhawatiran jika suatu saat kita akan kehilangan yang sangat kita cintai.

Kita memang harus bisa mengerti bahwa setiap hidup kita selalu beriringan dengan sebuah pilihan. Terutama pada saat kita sedang berada di posisi yang tidak kita inginkan maka rasa tertekan yang di akibatkan oleh pilihan yang tidak kita inginkan selalu menjadi alasan mengapa kamu selalu menangisi dia. Kekacauan terhadap hati terutama rasa sakit, frustasi karena memang benar-benar tidak ingin kehilangan dia. Ya pasti semua orang tidak ingin kehilangan orang yang di cinta. Malangnya lagi, apabila kita kehilangan seseorang yang kita cinta bukan dari kesalahan kita. Ada hal yang lebih menyakitkan di banding rasa sakit karena kecewa, yaitu rasa tidak terima.

Perihal demikian dalam hubungan kamu yang kurang membaik membuatmu 'terpaksa' untuk mengikuti keadaan dimana kamu harus bisa mengambil sikap dari beberapa pilihan yang apapun kamu pilih itu akan menyudutkanmu. Jika kamu tetap mempertahankannya, tetap saja kamu merasa seolah kamu berjuang sendiri. Akan tetapi dalam lubuk hati yang paling dalam, kamu tidak ingin kehilangannya. Manakala hati terseduh dalam kehangatan hubungan dari rasa percaya, bagaimana kamu bisa mempertahankan sebuah hubungan kalau misalkan kamu tidak percaya dengan dia. Dan mau tidak mau kamu memang merelakan dia pergi dengan keputusanmu. Tapi tetap, itu tidak mengurangi rasa sakit hati kamu. Ya, minimal pada saat itu kamu memang terpukul. Dan terus berlarut dengan rasa terluka yang seolah kamu selalu merasakan itu semua.

Akhirnya (mungkin) kamu sudah kalah dengan keadaan, dan kamu benar-benar terluka hingga kamu benar-benar tidak bisa berpikir jernih serta menerima keadaan bahwa kamu saat ini sudah pisah dengannya. Lelahmu menjaga kesetiaan yang seolah sia-sia menjadi pukulan tersendiri apalagi jika kamu memang sudah melakukan segalanya untuk dia. Tak dapat dipungkiri, sakit datang seiring dengan cara kamu mengingat perjuangan kamu untuk mempertahankannya. Dan tentu itu juga dapat bergantung seberapa besar perasaanmu kepada dia. Yakni ketika perasaan yang kamu rasakan itu menjadikanmu orang yang tak bisa hidup tanpanya, maka melupakan seseorang yang di cintanya pun jelas sangat susah.

Mengubah kembali prinsip dengan menerapkan nya dari awal bisa menjadi langkah mu untuk bisa menghadapi kenyataan kalau dia sudah meninggalkanmu. Belajar memahami dari keputusan yang diambil dengan mempelajari kesalahan kita tentunya. Penyebab seseorang meninggalkanmu bisa saja itu berasal dari kesalahanmu yang menyebabkan hubungan berjalan tidak nyaman. Siapa sih yang ingin menjalin hubungan tapi tidak nyaman dengan situasi hubungan itu sendiri. Ya, sebab itu lah dengan menyadari apa yang sudah kamu lakukan bisa kamu ambil hikmahnya. Tapi, itu tidak bisa di lakukan apabila kamu terlalu frustasi, sedih, kecewa, sakit serta beberapa perasaan lainnya yang membuatmu merasa tersakiti, atau istilah lainnya terluka.

Kamu tentu tidak bisa 'hanya' meratapi perasaan sakit hati mu yang memang tak bisa selalu ada hinggap di dalam hidupmu. Maka dari itu kamu sebenarnya tidak perlu harus menangisi terus-menerus. Mengambil sikap positif justru harus kamu lakukan agar kamu tidak terlalu terlena dengan rasa sakit hati yang selalu hinggap di hatimu. Tentu itu tidak mudah, apalagi kembali lagi itu semua tergantung dari perasaan mu. Sabarlah, sebenarnya ada kok beberapa cara mengatasi perasaan sakit hati kamu akibat putus cinta.


1) Menenangkan pikiran serta hati




Ketenangan hati merupakan langkah awal yang perlu kamu lakukan agar kamu bisa move on. Tentu itu tidak akan mudah. Minimal kamu bisa menyadari isi hati yang tak bisa berlarut hanya untuk merasakan sakit saja. Ada ketenangan pikiran juga sehingga kamu seharusnya tidak perlu menangisi saja. Ketika pikiran sudah dalam keadaan tenang, maka hati juga akan mengikutinya.
2) Memanfaatkan waktu luang seefisien mungkin




Hal yang paling menyebabkan kita terlalu sering memikirkan rasa sakit itu karena banyaknya waktu luangmu. Ketika kamu tidak melakukan apa-apa (pada saat istirahat, mau tidur, planga plongo, bengong, dan sebagainya) maka saat itu pula kamu memiliki waktu untuk memikirkan dia. Maka dari itu dengan memanfaatkan waktu luangmu dengan baik tentu itu akan menjadi inisiatif terbaik, minimal mengurangi intensitas waktu yang terbuang hanya untuk memikirkan dia seorang
3) Menangislah! bila itu perlu




Meskipun beberapa cara sederhana yang saya beritahu ini untuk antisipasi mengurangi rasa sedih. Tapi menangis memang tidak sepenuhnya salah. Jika ada di titik puncak dimana menahan sepertinya sudah tidak tertahankan, maka menangislah. Tujuannya agar dalam mengusahakan berubah itu sebenarnya tidak harus 'memaksa', bahkan jika bisa jangan pernah memaksa segala sesuatunya. Hanya perlu step by step.
4) Jangan pendam perasaanmu sendiri.



Ketika kamu merasa sakit yang teramat sangat, itu karena kamu terlalu memendam perasaan sakit kamu dengan menanggung serta memikirkannya sendiri. Bercerita kepada orang lain (mungkin sahabat, kerabat, saudara, orang tua) bisa jadi sebuah pilihan yang tepat minimal kamu bisa melepas keluhan rasa sakit kepada mereka. Bahkan jika syukur, dia bisa memberikanmu sebuah solusi maupun saran agar kamu tidak bersedih lagi.
5) Hilangkan terlebih dahulu rasa penyesalan




Berlarut rasa sakit yang selalu ada di dalam hati serta pikiranmu mungkin salah satunya karena kamu terlalu memikirkan penyesalan yang membuat dia pergi darimu. Tentu saja kamu sudah melakukan segalanya agar dia tidak meninggalkanmu. Jika ini kesalahanmu yang membuat dia pergi, mungkin kamu memang harus menghilangkan rasa penyesalan. Ketika kamu sudah berusaha meminta maaf dengan memohon, serta berusaha meyakinkan dia kalau kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama tapi dia tetap memilih mengakhiri hubungan maka tidak ada satu pun yang perlu kamu sesalkan. Bisa saja memang niat dia yang ingin meninggalkanmu dari awal, ataupun memang kesalahanmu yang tak termaafkan. Pernah dengar istilah jika cinta dia, dia tidak akan pergi? mungkin itu kata yang tepat dibalik maksud saya.
6) Sadari diri bahwa kamu lebih baik sendiri




Diluar dari memotivasi diri sendiri, kamu juga perlu menyadari satu hal yang terpenting sebagai bentuk prinsip baru. Menjadikan keadaan sebagai pilihan untuk kedepannya, misalkan kamu bisa jadikan sendiri sebagai hal yang lebih baik. Kamu perlu mendapatkan point terpenting dalam menentukan sebuah pilihan dan mencari alasan mengapa kamu lebih baik sendiri dulu. Dengan begitu kamu pun juga tidak terlalu memikirkan alasan mengapa kamu harus menangisi orang tersebut.
7) Berhentilah kontakan dengan mantan




Jika kamu sudah menemukan alasan untuk sendiri, maka usahakanlah untuk tidak saling kontak dengan mantan. Entah itu komunikasi langsung maupun tidak langsung. Tujuannya untuk menjauhi segala perasaan yang masih ada saat ini. Dengan kamu menjauh maka kamu akan terbiasa tanpa melihatnya. Tidak bermaksud untuk putus silahturahmi atau pertemenan, ini hanya untuk sementara waktu. Pada saat kamu sudah memantapkan hatimu maka silahkan saja kontakan kembali tapi kamu sudah tidak memiliki rasa dengan dia.
8) Buanglah kenangan masa lalu




Lost contact untuk sementara waktu sudah kamu lakukan, maka pada saat yang bersamaan juga buanglah segala kenangan yang sudah kamu alami dengannya. Apapun itu! Mulai dari cara bicara kamu dengannya (layaknya panggilan kesayangan), barang yang sudah di berikan, atau ya segalanya. Termasuk juga kata-kata romantis dia yang ternyata tidak sesuai dengan apa yang dia katakan. Dengan begitu kamu bisa menata hati baru dengan membuang bekas tersisa yang lama. Bahasa kasarnya, buanglah kenangan yang sudah tidak ada gunanya.
9) Kurangi kegiatan di media sosial




Mengurangi kegiatan media sosial untuk sementara cukup berguna untukmu, minimal kamu tidak terpikir untuk stalking dia. Dengan begitu kamu juga bisa mengurangi rasa ingin tahu tentangnya. Bahkan kalau perlu tutup semua akun media sosialmu. Jangan blokir akun dia! Karena kamu akan terkesan sok berusaha move on atau terkesan benci. Tapi satu hal yang terpenting ketika kamu mengurangi kegiatan media socialmu, dia jadi semakin penasaran dengan kamu. Ada rasa penyesalan dalam lubuk hati yang paling dalam ketika pisah bahkan menurut sisi psikologi 85% mantan ingin 'di mohon-mohon untuk kembali' atau berusaha agar gagal move on. Semacam kepuasan tersendiri di cintai oleh mantan yang masih menyayanginya meskipun sudah tidak cinta. Artinya dengan mengurangi kegiatan media social mu pula, kamu bisa saja membuat mantanmu merasa menyesal (secara tidak langsung).
10) Hindarilah kebiasaan masa lalu




Lebih tepatnya hindarilah kebiasaan apapun yang mengingatkanmu tentang masa lalu. Di samping kenangan, kebiasaan-kebiasaan juga perlu kamu tinggalkan dan memang kalau jangan di lakukan. Misalkan kamu dulu biasanya makan di tempat 'ini' atau pun segala sesuatu yang mengingatkan tentang dia. Sama juga hal nya kenangan, sebuah kebiasaan juga mungkin terasa susah. Bedanya untuk kebiasaan ini pastilah akan membuatmu jauh lebih baik dalam rangka melupakan dia.
11) Upayakan agar kamu tetap 'sibuk'




Menyibukkan diri (melakukan pekerjaan positif tentunya) akan membuatmu tidak memiliki waktu hanya untuk sebatas memikirkan tentang orang itu. Seperti halnya mengefisien waktu lebih baik, membuatmu sibuk akan membangun karaktermu menjadi pribadi yang lebih berpendirian serta dengan banyaknya kegiatan pula maka kamu bisa membuat kamu semakin lupa kalau kamu pernah mencintai orang tersebut. Hal ini tentu positif sekali dan perlu untuk kamu kerjakan. Lalu bagaimana kalau saya orang nya malas? Ketika kamu berusaha untuk menyibukkan diri pada saat yang bersamaan juga sebenarnya perlahan kamu bisa menghilangkan sifat buruk malasmu. Hal yang positif bukan?
12) Habiskan waktu bersama orang yang kamu sayang




Ketika kamu sudah menceritakan tentang permasalahanmu sebelumnya, mungkin kamu juga perlu menghabiskan waktu bersama teman-teman atau sahabatmu yang peduli dengan kamu. Jalan-jalan traveling, belanja, hang out, atau apapun yang sekiranya bisa kamu habiskan waktu dengan teman-temanmu. Dengan demikian kamu akan merasa yang jauh lebih baik dari sebelumnya, bahwa kamu tidaklah sendiri.
13) Bagikan pengalamanmu dalam bentuk tulisan




Mungkin ini sebatas keluh kesah, atau bisa dikatakan perlu tidak perlu. Kamu mungkin bisa membagikan pengalaman pahitmu tentang masa lalu dan menjelaskan bagaimana usaha kamu untuk berusaha move on. Terkadang ada rasa kebanggaan tersendiri kalau kamu bisa menginspirasi orang lain yang (mungkin) pernah memiliki pengalaman yang sama sepertimu. Dengan menulis pengalamanmu pula kamu bisa melepas segala unek-unek yang jauh lebih efisien apabila kamu melakukannya sambil berpikir untuk berubah menjadi karakter yang jauh lebih bijaksana.
14) Cari hobi baru agar menambahkan kegiatanmu




Ini juga termasuknya perlu tidak perlu. Untuk menambahkan kegiatan kosongmu ya kamu bisa menambahkannya dengan mencari hobi baru. Ya misalkan jualan online, atau mungkin membuat kerajinan. Bisa jadi kamu juga bisa menemukan inspirasi yang (bisa saja) berpengaruh terhadap bisnismu. Tapi mungkin ini ada perlunya juga, kamu tahu orang yang memiliki hobi itu hidupnya selalu diiringi dengan kebahagiaan yang selalu datang dengan sendirinya lhoo.
15) Lakukanlah sesuatu yang berbeda




Meskipun terkesan seperti masih berhubungan dengan masa lalumu, tapi kamu tidak ketika kamu melakukan sesuatu yang tidak pernah ingin dilakukan oleh mantanmu bisa membuatmu seolah menjadi orang yang lebih hebat dari mantanmu. Jelas dengan demikian, kamu menjadi orang yang tidak bisa menemukan alasan apapun mengapa kamu harus mencintai dia lagi. Dibalik itu juga kamu bisa menjadi perhatian masa lalumu yang bisa saja dia menyesal telah meninggalkanmu. Bukan bermaksud membalas dendam, tapi hanya memberitahu secara tersirat bahwa dia itu salah telah meninggalkanmu. Pembuktian.
16) Jangan biarkan dia menghentikanmu lagi


Seperti yang saya katakan sebelumnya, bisa jadi ketika mantanmu meninggalkanmu dia sebenarnya menyesal dan dengan rasa seolah tidak bersalah dia mendekatimu. Sok menanyakan kabar, bagaimana pekerjaan, kuliah, kegiatan. Ya dia menanyakan dengan niat (mungkin) inginnya supaya kamu gagal move on. Dan di fase ini kamu mungkin perlu sok tidak butuh maksud saya misalkan dia kontak ya kamu tidak perlu harus menjauh. Tapi juga ada indikasi dia ingin telepon, video call atau chatting terus-terusan kamu harus membatasi dengan kata "Kok tumben kontak? Saya lagi ga ada waktu buat chat" "Maaf kalau misalkan menyita waktu lebih baik udahan aja". Setidaknya ada bentuk kamu respon tapi jika mendekat kamu lah yang membatasi. Dengan begitu kamu tidak punya jarak untuk pendekatan kembali. Biarlah dia seolah mengejar dan kamu tersenyum karena kamu dulu bisa mencintai orang seperti itu
17) Nikmati waktu kesendirianmu




Berbahagialah karena kamu sendiri. Kamu bisa menikmati apapun yang kamu mau tanpa aturan atau menjaga hati (misalkan jalan bareng sama teman) dan tidak ada aturan yang mengekangmu. Terkadang dalam hubungan dulu pasti sering sekali ada nya aturan apalagi jika mantanmu dulu orang nya posesif. Maka dari itu dengan kamu bebas setidak nya kamu bisa menikmati apapun yang kamu mau.
18) Tetaplah bersyukur




Apapun yang ada dalam aspek keindahan makna di dunia ini, bersyukur adalah cara kita mengungkapkan rasa nikmat yang bisa menjadi pelajaran ataupun beberapa hal yang bisa di jadikan sebagai pola pikir positif. Dengan bersyukur juga kita bisa saja mengambil hikmah lebih misalkan kemungkinan apabila kamu dengan dia masih menjalin hubungan, ya bisa jadi malah tidak baik untuk hubungan kedepannya.
19) Jangan berpikir jatuh cinta (lagi)




Terkadang ada beberapa tindakan yang mungkin di pikirnya tepat, yaitu dengan cara mencintai orang lain (sebagai penggantinya). Padahal seharusnya jangan. Jangan jatuh cinta dulu dengan orang lain, karena bisa saja kamu hanya menjadikan dia sebagai pelampiasan. Tetap saja semua orang memiliki perasaan dan karena kamu juga di posisi sakit hati seharusnya kamu jangan terlebih dahulu jatuh cinta kepada orang yang malah bisa saja kamu tidak mencintainya. Seperti yang saya katakan sebelumnya, jangan pernah memaksakan segala sesuatunya. Andai kata kamu juga sudah benar-benar move on saya sarankan lebih baik jangan terlebih jatuh cinta. Karena......
20) Belajar dari pengalaman




Ya jangan jatuh cinta terlebih dahulu, karena belajarlah dari pengalaman. Cinta tak perlu harus dikejar hanya karena kamu ingin menemukan orang yang tepat untuk berada di sisimu. Memang sih jodoh itu harus di cari, tapi tidak perlu buru-buru. Jika kamu sudah memahami cara-cara sebelumnya maka inilah point terpenting. Yaitu belajarlah dari pengalamanmu sebelumnya kalau kamu pernah gagal dalam percintaan. Mempelajarinya dengan mengulangi kesalahan yang sama. Mempelajarinya agar kamu bisa mendapatkan orang yang tepat untukmu. Dan mempelajarinya untuk bisa menghargai dan menyikapi secara bijaksana dalam hubunganmu untuk kedepannya.


Catatan:
Beberapa cara di atas bisa kamu lakukan ketika kamu merasa terlalu larut dari kesedihan akibat putus cinta. Insya Allah semua cara di atas bisa membuat dirimu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kegalauan akan terasa sedikit lebih ringan apabila kamu memang berniat untuk melupakannya serta tetap pada pendiriannya dalam rangka melupakan orang yang kamu cinta. Ada beberapa point yang memang harus kamu lakukan dan wajib karena kamu tidak bisa harus selalu bersedih kehilangan orang yang masih kamu sayang. Tidak perlu kamu lakukan semuanya, minimal kamu mengerti beberapa penerapan nya. Sehingga kamu tahu langkah penting awal yang harus kamu lakukan agar kamu bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Selain cara di atas ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan juga selain cara yang di atas. Lebih tepatnya agar kamu bisa memahami lebih mudah tentang cara mengatasi putus cinta. Walaupun saya pikir saya sudah cukup jelas untuk menjelaskan mengetahui tahap serta caranya tapi mungkin dengan ini maka kamu bisa memahami lebih jelasnya mengawali caranya.


Tips
  • Dalam point menambahkan kesibukan. sebenarnya itu relatif. Kamu bisa saja tidak perlu menambahkan hobi, atau kegiatan yang mungkin menyita waktumu karena (bisa jadi) kamu orang yang berkarir. Tentu menyisihkan waktu untuk istirahat juga perlu, dan tidak melakukan kegiatan secara berlebihan
  • Ada rentang waktu yang bisa saja lebih cepat atau bahkan lebih lama. Semua itu tetap bergantung pada seberapa dalam perasaanmu terhadap orang yang kamu cinta
  • Bisa jadi kamu memiliki keadaan dimana ketika kamu berpacaran dengan orang tersebut maka kamu seolah menjauhi temanmu. Tentu ini akan terasa sulit apalagi jika hal yang kamu lakukan benar-benar membuat temanmu menjauhi mu (atau kemungkinan terparah dia membencimu). Yang bisa jadi sebuah pendapat yang tidak kamu terima (nasehat yang seharusnya kamu pisah dengan orang tersebut, atau mengatakan kalau dia bukan orang yang baik untukmu tapi kamu tidak mendengarkannya). Dalam hal ini kamu perlu proses minta maaf kepada temanmu juga.
  • Akuilah bahwa peran teman sekitar , kerabat , sahabat , orang-orang yang kamu cinta sangat berpengaruh dari proses move on mu maka dari itu dekatlah dengan teman dengan memperbaiki dirimu, kemudian minta bantuanlah. Pikirkan lebih dulu agar kamu tidak terkesan seperti orang yang datang kalau ada butuhnya doank!
Baca selengkapnya »
12 Dilema Yang Terjadi Saat Hubungan Sudah Berjalan Lama

12 Dilema Yang Terjadi Saat Hubungan Sudah Berjalan Lama


Sekian lama menjalin hubungan dekat dengan seseorang membuatmu makin sadar bahwa hubunganmu itu sepatutnya jelas arahnya. Kamu dan pasangan tidak lagi bisa berlindung dibalik topeng “Jalanin saja dulu.” Kamu dan dia sudah saling mengenal lama, lalu sekarang apa?

Pasangan yang sudah pacaran lama umumnya dihadapkan pada dilema-dilema khas tentang kelanjutan hubungan. Apakah kamu dan pacar sudah menjalin hubungan cukup lama? Apakah kalian juga mengalami dilema ini?

1. Dilema Takut Sepi: “Cocok Yakin, Atau Hanya Takut Kehilangan?”

Bertahun-tahun bersama membuat kamu nyaman dengan kehadiran dan dampingannya. Dia sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidupmu. Bahkan, ke-kita-an kalian merupakan komponen penting dari nafasmu sehari-hari. Kalian sudah satu paket, pokoknya.

Terlalu terbiasa bersama bisa menipiskan batas penilaian objektifmu terhadap hubungan yang sedang dijalani. Tidak jarang kamu menjadi menutup mata atas kekurangan pasangan, karena sudah nyaman dengan keberadaannya. Kamu jadi menafikan ketidakcocokan kalian karena enggan berkonflik dan saling kehilangan.

2. Satu Ingin Serius, Eh Yang Satu Masih Mau Santai

Butuh janji kedua belah pihak untuk membawa sebuah hubungan ke arah yang lebih serius. Biar bagaimanapun, hubungan cinta itu sama halnya berdansa. Apa bila satu pihak tidak menari dengan benar, maka pihak lain akan kesakitan sepanjang dansa karena kakinya terus-terusan terinjak.

Perbedaan visi tentang keseriusan hubungan sering dialami oleh pasangan yang sudah pacaran bertahun-tahun. Biasanya sih si cewek sudah ingin serius, sementara si cowok masih ingin santai dulu. Atau sebaliknya. Kalau sudah begini hubungan yang sudah terjalin bertahun-tahun bisa retak karena perbedaan sudut pandang soal janji.

3. Pacar Sudah Kerja, Kamu Belum Lulus. Atau Sebaliknya

Dilema ini sering kali dihadapi oleh pasangan yang pacaran dari kuliah. Yah namanya juga kuliah ya, wajar saja kalau lulusnya bisa tidak barengan. Apa bila lulus harus barengan namanya SD. Kalau pacarmu sudah bekerja lebih dulu, sementara kamu masih belum lulus maka bersiaplah galau.

Kehidupan bekerja dan kuliah memang beda,namun yang paling berbahaya buat hubunganmu yaitu perbedaan pola pikir. Saat sudah bekerja seseorang akan berpikir jauh kedepan untuk menata hidup.

Pasanganmu yang sudah bekerja akan berpikir soal cicilan rumah, menikah, menyekolahkan anak. Sementara kamu masih disibukkan dengan kegiatan kampus dan mengejar status lulus. Walau bisa diatasi, tapi perbedaan pola pikir macam ini harus benar-benar dibicarakan agar hubungan kalian tetap sehat.

4. Diberondong Pertanyaan “Kapan Nikah?” Dari Keluarga

Kamu dan dia sih masih santai-santai saja pacaran dulu. Toh masih banyak impian kalian yang belum tercapai. Akan tetapi lain halnya dengan keluarga. Mereka yang justru tidak selow dan terus menanyakan kapan kamu dan pacar akan meresmikan hubungan yang sudah terjalin cukup lama.

Kekhawatiran keluarga juga harus dipahami sebagai hal yang wajar,sih. Biasanya mereka cuma tidak ingin kalian “kebablasan” dalam berhubungan sehingga menghancurkan masa depan sendiri. Kalau ini yang terjadi, yang bisa kamu lakukan hanya memberikan pengertian ke keluargamu.

Jelaskan ke mereka bahwa menikah belum menjadi prioritas dalam kehidupanmu dan pasangan. Jelaskan bahwa masih banyak hal yang pengen kalian capai semasa lajang. Supaya mereka yakin tunjukkan juga bahwa kamu dan pasangan mampu menjaga diri dan tidak akan macam-macam dibelakang.

5. Dilema Identitas: Aku = Pacarku

Bertahun-tahun bersama membuat identitas kalian seakan melebur menjadi satu. “Pacarnya si A (nama pacarmu)” adalah identitas terkuatmu yang diketahui orang-orang. Mereka mengingatmu bukan sebagai pribadi, akan tetapi sebagai kepanjangan dari orang yang mendampingimu selama ini.

Tidak hanya orang lain, terkadang kamu juga merasa bahwa seluruh sisi hidupmu seakan “terpayungi” oleh pacarmu. Ini sering dirasakan saat dalam sebuah hubungan ada yang pribadinya lebih dominan dibanding yang lain. Secara tidak sadar, pribadi yang lebih kuat akan mendominasi.

apa bila ini yang terjadi dalam hubunganmu dan sudah mulai membuat tidak nyaman, coba ambil waktu sejenak deh. Benamkan diri dalam hobi yang kalian tinggalkan selama pacaran, temukan lagi apa sih identitas kalian yang paling nyaman bagi diri masing-masing. Iya, identitas yang bukan sekedar, “Pacarnya si A itu loh…”

6. Salah Satu Dari Kalian Lebih Banyak Berkorban Untuk Bisa Bersama

Negosiasi dalam hubungan itu wajar. Kamu dan dia terdiri dari dua kepala yang pasti punya keinginan masing-masing. Akan tetapi beda cerita kalau salah satu dari kalian menjadi pihak yang mengorbankan semua impian dalam hidup agar hubungan terus berjalan.

Contohnya , pacarmu pemusik yang sering tur keluar kota. Sementara kamu merupakan notaris yang harus tinggal di satu tempat untuk dapat klien tetap. Demi kelangsungan hubungan yang sudah 8 tahun, kamu rela mengikuti pacarmu saat tur karena dia tidak bisa LDR. Dampaknya, klienmu hilang satu-satu deh.

jika hubunganmu dan pacar sudah sampai tahap ini, coba pikirkan lagi: apakah hubunganmu yang sudah bertahun-tahun layak merebut semua mimpimu?

7. Cinta Sih, Tapi Pendapatanmu dan Dia Terlalu Timpang

Perbedaan pendapata bisa jadi sumber masalah bagi sebuah hubungan. Kamu dan pacarmu yang sudah pacaran dari jaman kuliah, akhirnya sadar bahwa pendapatan kalian terlalu berjarak. Walau saling cinta akan tetapi perbedaan penghasilan yang terlalu timpang berimbas pada kontrasnya gaya hidup kalian.

Cinta memang mampu mengalahkan segalanya, akan tetapi terkadang cinta saja tidak cukup untuk membuat hubungan bertahan. Saat kamu dan dia punya pendapatan dan gaya hidup yang terlalu berbeda, coba ambil waktu sejenak untuk berpikir. Apakah kalian yakin mampu menemukan jalan tengah? Atau memang perbedaan itu sudah makin membuat jengah?

8. Dilema Konflik: Berantem Terus Atau Malah Malas Berantem

Perbedaan pendapat jadi hal yang tidak terpisahkan dalam setiap hubungan. Masalahnya, gimana kalau setelah sekian lama perbedaan itu menjadi makin terasa? Kamu dan dia menjadi makin sering bertengkar dan adu pendapat. Perselisihan sudah tidak lagi terjadi secara sehat, kalian lebih sering saling membentak dibanding bertukar pendapat.

Tajamnya jurang perbedaan pendapat juga mampu membuat kalian menghindari konflik. Karena sudah tahu kalau diomongin pasti berantem, maka kamu dan dia memilih diam saja dan membiarkan masalah menumpuk. Dilema macam ini harus segera diselesaikan kalau kamu dan dia masih ingin punya hubungan yang sehat.

9. Kalian Jadi Cuek Karena Sudah Terlalu Lama Bersama

Hubunganmu tidak lagi dipenuhi kejutan-kejutan manis. Kalian sudah lama bersama, sudah tidak perlu lagi sayang-sayangan. Toh kamu dan dia juga nyaman dan tetap bahagia kok walau tanpa taburan kata-kata cinta. Saling bertukar kabar juga sudah makin jarang dilakukan. Buat apa? Kamu dan dia sudah saling tahu kabar masing-masing kok tanpa harus ribet bertukar pesan, kok.

Kebanyakan pasangan yang sudah lama bersama sering terjebak pada kenyamanan yang melenakan ini. Saat kamu menjadi cuek satu sama lain, perlahan kalian akan saling menjauh dan tanpa disadari hubungan akan makin dingin kemudian renggang.

10. Aku Sayang Kamu, Tapi Keluargamu…….

Hubungan yang sudah sampai tahap serius membutuhkan penerimaan tidak hanya dari kamu dan pasangan, tetapi juga dari keluarga masing-masing. Hubungan yang mampu berjalan lama merupakan hubungan yang tidak hanya menyatukan dua kepala, namun juga berhasil menyatukan dua keluarga, kamu sudah sayang banget sama dia, sudah lama banget pacaran, tapi tidak cocok sama keluarganya bagaimana?

Apabila perbedaan dengan keluarganya tidak mampu dijembatani lagi, kamu perlu bertanya pada dirimu sendiri. Orang-orang yang paling sayang pada kalian tidak mungkin ingin menjerumuskan, ‘kan? Siapa tahu memang ada yang salah dengan hubunganmu dan dia.

11. Kamu Sering Kecewa, Tapi Kamu Cuma Mau Percaya Bahwa Dia Sempurna

Terkadang kamu berubah menjadi keras kepala saat menghadapi kenyataan kalau pacarmu punya banyak kekurangan. Kamu terus-terusan percaya pada bayangannya yang telah terbentuk di kepalamu. Saat kecewa, kamu memilih untuk percaya pada gambaran ideal tentang dirinya daripada berusaha menyelesaikan keadaan.

Lama bersama dengan seseorang bisa menjadikanmu kehilangan penilaian yang objektif terhadap pasangan. Kamu tahu kalau dia banyak kurangnya, namun demi menjaga hatimu kamu mau terus-terusan percaya bahwa dia sempurna.

Pertanyaannya, “Sampai kapan kamu mau bertahan membohongi diri dan sembunyi dari kenyataan?”.

12. Ingin Putus, Tapi Enggan Mulai Lagi dan Kasihan Sama Dia

Bila boleh jujur, hubungan yang sudah kamu jalani selama ini tidak sepenuhnya menjadikanmu puas. Kamu dan dia sesungguhnya tidak begitu cocok satu sama lain. Diam-diam kamu ingin mengakhiri hubunganmu dengan dia, namun kamu sudah terlalu enggan untuk memulai lagi.

Akhirnya kamu memilih untuk terus menjalani hubungan yang sudah banyak menghabiskan waktu dan tenagamu. Selain malas memulai lagi dengan orang baru, kamu juga merasa iba padanya yang sudah sekian lama menemanimu. Yakin mau menyerahkan masa depan pada rasa kasihan dan kemalasan?
Baca selengkapnya »
Beranda

Jasa Pelet