Cara Menghilangkan Prasangka Buruk Kepada Pasangan Kita


Kesetiaan terlihat dari besarnya rasa sayang yang kita miliki terhadap pasangan kita dengan menjaga sebuah komitmen dan percaya bahwa pasangan kita pun memiliki perasaan yang sama. Sederhananya, semakin erat di peluk maka semakin hangat di rasakan. Dimana kita memiliki kebahagiaan yang tak bisa kita ukur berapa besarnya, hingga kita luput dari kekhawatiran itu sendiri. Merasa nyaman ketika bersamanya, dan mulai gelisah tanpa sebab. Pertanda bahwa rasa sayang kita yang berlebih membuat kita takut kehilangan pasangan kita. Hal yang di khawatirkan dalam menjalani hubungan ialah menjaga kesetiaan itu sendiri. Dengan bertapokan terhadap apa yang kita khawatirkan justru membuat hubungan semakin renggang. Disitulah kepercayaan kita terhadap pasangan kita itu diuji.

Rasa percaya terhadap pasangan kita awalnya tidak ada yang berubah, kita meyakini bahwa setiap orang memiliki kehidupan dan kesibukan masing-masing. Kepercayaan itu terletak berada tak jauh dari lubuk hati yang dalam. Meskipun demikian, pastilah ada pasang surut dalam sebuah hubungan yang tak bisa kita elak-kan, kesalahpahaman kemudian konflik yang berkelanjutan. Serta ada nya orang ketiga (menurutmu) dan hal hal yang sebenarnya kecil ketika merasa bahwa ada yang berubah dari pasangan kita. Kekhawatiran itulah yang membuat hubungan semakin kurang sehat, ada saja hal yang menyudutkan pasangan kita dengan menuduh adanya indikasi affair/perusak hubungan orang yang sebenarnya dia pun selalu menjaga perasaannya, tapi berakhir ketika kamu selalu menuduh dia berkali kali hingga pertengkaran itu menjadi hal yang biasa. Rasa muak dan lelah tertuduh membuat rasa nyaman dalam hubungan hilang, dan orang yang kamu tuduh menjadi benar benar dekat dengan orang yang kamu khawatirkan. Ternyata hal yang kamu khawatirkan menjadi kenyataan, kamu langsung merasa bahwa apa yang kamu pikirkan selama ini benar. Padahal justru kamulah yang membuat pasangan mu seperti demikian. Drama itu dimulai ketika kamu merasa di khianati, tapi dia tetap bahagia dengan pasangan barunya. Lalu yang salah siapa?

Tentu dalam hubungan kita tidak ingin berakhir seperti demikian. Ada beberapa cara agar kita senantiasa menjauhi dari prasangka buruk (suudzon) yang berlebihan serta menjaganya supaya pasangan kita tidak terganggu dengan datangnya orang ketiga:

Selalu menjaga intensitas komunikasi

Dalam hubungan pastilah semua pasangan menginginkan kabar ataupun komunikasi dari orang yang dicinta. Ketika kita selalu menjaga intensitas komunikasi disinilah percakapan yang selalu tetap terjaga membuat pasangan kita seolah tidak memiliki waktu untuk orang lain. Sehingga perasaan itu tetap terjaga dan tidak ada pikiran untuk mendekati orang lain dan meskipun dia di dekati tetapi dia bisa menjauh dengan sendirinya. Perlu di ingat bahwa komunikasilah dengan dia di waktu yang tepat. Pengertian ketika dia membalas lama karena bisa jadi memang karena dia masih memiliki kesibukan yang membuat dia tidak bisa memegang handphone.

Selalu berpikir positif dan jernih.

Ada saat kejadian dimana ketidaksengajaan atau hal yang tak pernah terpikirkan oleh dia yang menganggap itu semua tidak terlalu penting baginya. Misalkan seperti saat dia komunikasi dengan lawan jenis (dalam hal sekedar pekerjaan/teman rekan kantor/keluarga dan lain sebagainya). Ketika kita menanyakan siapa orang tersebut, tanyakan sekedar hal yang membuat kamu penasaran bukan mencurigai. Terkadang hal yang seperti itu membuat pasangan kita merasa tidak nyaman meskipun awalnya mungkin tidak terlalu ia pikirkan. Dan saat kamu tahu orang itu siapa (temannya), langsung alihkan ke topik lainnya dan tetaplah komunikasi dengan lancar

Pengertian terhadap keadaannya dengan menghormati apa yang pasangan kita lakukan.

Rasa rindu selalu menyelimuti ketika kita sudah lama tidak bertemu dengan pasangan kita dan menginginkan untuk bertemu dengannya. Saat dimana kamu menginginkan untuk bertemu dan ternyata pasangan kita berhalangan (kesibukannya), maka jangan berkecil hati selalu positif dan mempercayainya. Kemudian kamu dengan tabah mengatakan tidak apa apa, lalu menanyakan waktu bisa nya kapan. Tetap menghormati keadaanya dan mengerti, setidaknya dengan seperti itu rasa rindu sama sama terjaga meskipun jarak dan keadaan memisahkan kita dari orang yang di sayang. Dan rasa rindulah yang menjaga hubungan agar tetap membaik

Kunci utamanya jelas tetaplah berpikir positif dan hindari hal yang membuat hubungan semakin buruk. Ketika kamu curiga, tanyakan seperlu nya. Jangan mengandai andai sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. Semua orang pastilah tidak menginginkan jadi orang yang tertuduh, begitupun denganmu bukan? Namun, yang jadi pertanyaan Mengapa dia tetap selingkuh padahal kita sudah percaya serta positif thinking dan tidak pernah berpikir bahwa dia selingkuh? Jawabannya relatif, bisa jadi karena kurang introspeksi kamu yang tidak sadar mungkin membuat dia nyaman, atau bisa jadi memang pasangan kita yang memang tidak bisa menjaga komitmen itu. Pasti sakit memang, bersedihlah silahkan. Tapi jangan berlarut lama, dan berpikir cerdas bahwa manusia/orang (baik laki laki maupun perempuan) di dunia ini bukan hanya dia saja. Belajar dari pengalaman serta kembalilah seperti dahulu dan jangan terlalu larut dari trauma secara berlebihan. Kendati demikian, sebenarnya adanya prasangka buruk pasti memang karena ada sebuah indikasi yang tak bisa datang dengan sendirinya. Tapi percayalah, dengan berburuk sangka tidak akan membuat hubunganmu semakin membaik, justru membuat menjadi lebih buruk. Percayalah kepada pasangan kita seperti awal kali kamu mencintainya. Saat dimana komitmen masing masing yang tak bisa dipegang sendirian, maka tetaplah memegang itu sampai waktu dimana kamu menjadi sebuah inspirasi dari anak anakmu kelak, dari orang yang kamu cintai dari awal hingga kematianmu.

Cara Menghilangkan Prasangka Buruk Kepada Pasangan Kita