Dampak & Akibat Penyalahgunaan Ilmu Pelet Yang Tidak Tepat

jasa pelet

Pendahuluan
Mempraktekkan Ilmu pelet yang berawal sebatas ingin tahu, iseng, atau tertarik karena memang ada dasar sebuah keinginan yang cukup mendalam. Misalkan saat kamu memiliki permasalahan yang tidak dapat kamu selesaikan, ataupun berniat mendapatkan yang kamu inginkan. Terlepas dari keinginan kamu, sebenarnya itu bukanlah sesuatu yang salah. Meskipun tidak bisa juga dibenarkan. Kendati demikian ada semacam dorongan yang seolah membutakan kamu terhadap dampak dan akibat hingga luput bahwa ada sebenarnya beberapa ilmu yang tidak dapat kamu pelajari sendiri.

Ada berbagai macam referensi yang bisa kamu temukan dari beberapa macam amalan yang dapat dipelajari. Dari berbagai sumber di internet, atau mungkin dari majalah misteri, koran, atau di berbagai media referensi lainnya. Ketika kita memang berniat mencari dari kata kunci yang di inginkan, kita bisa menemukan berbagai macam amalan yang entah itu benar atau tidaknya. Ya meskipun tidak semuanya palsu, seandainya ada yang memang benar tentu perlu semacam ijazah atau semacam periwayatan. Minimal kamu memiliki dasar ilmu itu sendiri. Tapi dibalik sebuah amalan yang kamu temukan, sebenarnya bisa memiliki dampak dan akibat yang tidak sepele. Apalagi yang memang tanpa dasar dan sekedar coba-coba. Bisakah membayangkan caranya menebang kayu menggunakan pisau dapur? Bisa dikatakan sia sia saja.

Mengenai dampak yang saya maksudkan. Tidak serta merta berbentuk menakuti. Setidaknya kamu menyadari ada beberapa ilmu yang tidak perlu kamu kuasai/pelajari apalagi dengan niat yang (mungkin) kurang baik. Dan beberapa dampak penyalahgunaan amalan ilmu pelet diantaranya:

  • Memiliki sebuah ketergantungan atas dasar sebuah keinginan yang memang awalnya kurang baik
  • Terlalu berharap bahwa kamu akan menguasai ilmu tersebut dengan mudah. Dan hal seperti itu mendekati musyrik
  • Terbukanya aura pembatas nafsu (nif'ayah) yang membuat seseorang menjadi orang yang tak bisa membedakan hawa nafsu yang dirasakannya.
  • Lepasnya kontrol kendali dari amarah serta akal sehat (ini bisa terjadi jika amalan menolak alam bawah sadar kamu)
  • Hilangnya rasa kepercayaan diri, bahwa segala sesuatu baik takdir maupun perasaan sudah ada yang mengatur.
  • Seolah menjadi pribadi yang melewati batas ilmu, layaknya serba tahu. Dalam sisi psikisnya orang akan merasa terlalu terobsesi dalam hal metafisika (yang awalnya sama sekali tidak memiliki dasar pengetahuannya)

Dibalik semua dampak yang telah saya jelaskan sebelumnya, ada beberapa akibat yang berkelanjutan dari dampaknya. Akibat diantaranya, seperti:

  • Target yang tertuju justru merasakan sebuah perasaan yang tak biasa. Yang parahnya mungkin bisa menyadari bahwa dia telah di guna-guna. Tentu itu akan berakibat hubungan kalian yang semakin menjauh, atau bisa jadi rasa tidak terima yang berkelanjutan.
  • Ketegangan bathin yang menyerang kesadaranmu secara perlahan, yang parahnya akan berdampak ke arah tidak normal
  • Pintu aura tak bisa dibuka meskipun telah di ruqyah sekalipun. Itu terjadi karena ajian / amalan yang di terapkan tidak memiliki ijazah yang sesuai. Misalkan sebuah ajian turun temurun (semar mesem yang tak bisa dipelajari orang luar)
  • Menjadi musyrik, seolah perasaan itu bisa dapat berubah sesuka kita. Artinya kamu menerapkan sebuah ilmu pelet atau amalan yang niatnya tidak baik. Tentu bisa berakibat karma yang menyakitkan.

Sebenarnya masih banyak lagi dampak dan akibat lainnya. Tidak bermaksud menakuti, atau yang membuat orang untuk enggan mempelajari hal 'metafisika' yang berkaitan dengan ilmu pelet. Banyaknya orang yang sama sekali tidak mengetahui dasar utama asal mempelajari ilmu tanpa mengetahui dasarnya. Dan hal ironis lainnya ialah, niat yang sama sekali tidak baik. Misalkan hanya sekedar ingin membuat dia mengejar tanpa alasan, membuat orang menjadi tergila gila, dan sebagainya. Dalam 'memaksa' merubah perasaan seseorang saja sebenarnya sudah tidak baik, apalagi dengan niat yang 'lebih' tidak baik lagi.

Konklusi dibalik itu semua, jika memang kamu benar benar ingin mendalami ilmu pelet. Pastikan bahwa kamu mempelajarinya dengan cara yang benar. Dari pelafadzan amalan yang tepat, syarat atau metodenya, serta pantangan dan lain semacamnya. Kesampingkan niat buruk yang terlintas dalam pikiranmu, sedikit apapun itu. Simaklah beberapa materi dari referensi amalan itu sendiri. Sesuaikan dengan kebutuhanmu. Kenyataannya, ilmu memang diturunkan serta di amalkan lalu membagikan kepada orang lain agar mengetahui. Tapi dibalik itu semua, ada beberapa pengetahuan yang sekiranya tidak perlu kamu ketahui. Disitulah agar kita bisa memfilterkan apa yang menjadi sebuah kebutuhan, atau yang menjadi sebuah pelajari. Disisi lain, dasari niat tanpa melupakan bahwa Tuhanlah Yang Maha Memberikan Segalanya. Termasuk ilmumu.

Dampak & Akibat Penyalahgunaan Ilmu Pelet Yang Tidak Tepat