Jangan Abaikan Cinta Pada Pandangan Pertama


Ada saat dimana semua orang akan merasakan jatuh cinta kepada seseorang Dan beberapa diantaranya berawal dari cinta pada pandangan pertama. Rasa jatuh cinta yang datang secara tiba tiba dirasakannya tanpa sadar sehingga saat dimana kita bisa melihat orang tersebut seolah merasa nyaman. Rasa ingin dekat pun ada dengan caranya sendiri, seperti salah tingkah, cari perhatian, pura pura kesal atau mungkin modus, dan berbagai cara lainnya agar dia merasa tertarik dengan kita. Kenyamanan pun makin bertambah seiring respon dia yang tidak jauh atau bahkan mendekat, kemudian saling memiliki rasa, intensitas pendekatan pun berubah menjadi saling suka dan saling cari perhatian. Hal yang paling membahagiakan justru di fase ini, atau yang biasa kita kenal dengan sebutan kasmaran

Pengenalan di awal membuat kita juga mengetahui apakah orang tersebut tertarik, biasa saja, atau malah ingin menjauh. Ketika seseorang merasakan cinta dari pandangan pertama biasanya muncul sebuah pertanyaan dalam batinnya apakah perasaan ini benar. Di waktu lainnya, akan selalu ada saja saat tiba tiba keingat dengan orang tersebut. Keingin tahuan tersebut membuat rasa ingin dekatnya juga bertambah. Kita tak dapat mengukur lagi apa yang dirasakan, meskipun hanya sekilas tapi memang cukup menyita waktu ketika kita memikirkannya. Itu wajar, meskipun secara tidak sadar sebenarnya kita memiliki rasa, disisi lain kita sadar bahwa rasa keraguan itu pun mempertanyakan dia. Dilema datang di saat sebuah pilihan datang, yang jadi pilihan inti apakah saya jatuh cinta dengannya?

Rasa ragu muncul datang sebagai sebuah penghambat dalam proses sebuah pendekatan. Hal itu memang benar karena secara tak langsung kita juga bisa berpikir dan menentukan sebuah pilihan yang tepat. Tapi terkadang justru rasa ragu ini lebih dominan, terlebih bagi beberapa orang yang mmiliki pengalaman pahit dari masa lalunya (mantannya). Mawas diri menjadi sebuah trauma membuat kita lebih memproteksi diri agar tidak dilema dan jatuh cinta dengan mudah. Disisi lain juga perasaan itu malah membuatnya jadi tersiksa, proses move on dari cara yang tidak mudah membuat rasa kekhawatiran serta rasa tak ingin di sakiti menjadi berlebihan. Menjadi tersiksa, karena meskipun kita menjaga perasaan kita, tapi tak bisa membohongi hati bahwa memang kita telah jatuh cinta dengan orang tersebut.

Perasaan pribadi tak bisa lagi diterima diluar akal sehat kita seiring saat cinta terbentur bertolak dari logika. Maksudnya, ketika kita merasakan sesuatu yang tak ingin kau rasakan kau membatasi perasaanmu tapi kau masih tetap berharap ingin lebih dekat dengannya. Sehingga kita tak bisa memahami perasaan apa yang saat ini dirasakan. Hingga saat di perasaan puncaknya, ketika kita merasakan perasaan yang benar benar cinta, kita justru tak bisa menyikapinya dengan baik. Entah itu rasa gengsi, rasa khawatir, rasa ragu, dan justru hal tersebut yang membuat kita tak bisa benar benar memahami cinta pada pandangan pertama.Hingga pada akhirnya ketika rasa rindumu itu ada, rasa cintanya tak mengerti tentang bahasa rindumu.

Memahami cinta pada pandangan pertama tak bisa hanya bergantung kepada penglihatan sebelah matamu. Terlebih ketika kita juga tetap menyadari betapa pentingnya rasa cinta itu, tapi jangan pernah mengabaikan sebuah kemungkinan, sekecil apapun itu. Rasa cinta ialah rasa paling membahagiakan di dunia, terlebih jika rasa cinta itu saling memiliki. Jangan terlalu memikirkan lebih jauh tentang rasa trauma dari masa lalu yang telah menyakitimu. Akan terasa semakin sakit apabila kita terlalu menutup hati padahal kita pun juga (diam diam) mencintainya. Bukalah pintu hati ketika kamu memiliki rasa, jika merasa berbeda silahkan menjauh. Tapi jika merasa nyaman coba pahami terlebih dahulu. Cinta pada pandangan pertama bukan hanya sebatas kamu melihatnya, lalu tiba tiba jatuh cinta. Karena pada hakikat sebelum, Adam dan Hawa jatuh cinta dari pandangan pertama juga. Percayakan diri dari hati si pemilik rasa, jika hati mengikuti maka hati akan menemukan hati yang lainnya. Hingga kamu tak bisa mengingat lagi apa saja yang pernah menyakitimu.

Jangan Abaikan Cinta Pada Pandangan Pertama