Lupakan Kata Mengeluh Dalam Hidup




Setiap orang memang memiliki batas dalam kemampuan menghadapi permasalahan. Terkadang kita selalu luput dalam rasa penyesalan yang berlarut sering kali membuat kita jauh, bukannya berjuang justru berhenti.Setiap orang memang memiliki batas dalam kemampuan menghadapi permasalahan. Terkadang kita selalu luput dalam rasa penyesalan yang berlarut sering kali membuat kita jauh, bukannya berjuang justru berhenti.

Pada dasarnya apapun yang sudah dilakukan tentang berjuang berpikir bahwa apa yang sudah kalian lakukan itu semuanya. Padahal, itu belum seberapa. Kenapa? Karena banyak sekali cara yang (harusnya) bisa dilakukan. Hanya saja kalian berhenti, dan putus asa. Saya lebih menyebutnya dengan istilah "Mengeluh"

Apapun yang disimpulkan dengan kata "sudah berjuang" sangat menjadi tolak ukur dari apa yang sudah dilakukan. Mendeskripsikan isi hati dan membandingkannya dengan yang sudah dilakukan tak sinkron. Bagaimana tidak, padahal dalam hati mungkin saja sadar apa yang sudah dilakukan tidaklah seberapa. Berjuang itu ibaratkan air terjun yang selalu mengalir deras, tak ada habisnya. Tapi juga bukan berarti akan selalu mengalir. Dan hal itu wajar. Air deras mengalir ke masing - masing sisi bisa ke sungai, ke danau, dari hilir ke hulu. Jika dihitung kuotasi jelas itu tak ada batasnya. Selama mata air itu masih tersedia.

Memantapkan diri menjadi teladan yang baik mengambil sikap tanggung jawab minimal kepada dirimu sendiri. Tangguhkan hati dan selalu bersyukur, lihat ke bawah jelas ada yang lebih susah permasalahannya. Lelahmu itu tak seberapa bagi orang yang selalu berjuang. Apa pointnya?

Jangan bersedih karena dia meninggalkanmu. Apa tidak malu jika dia tau kau menyesalnya telat. Yang salah itu bukan perjuanganmu, tapi caranya memperjuangkan. Jangan bersedih karena dia ingkar komitmen, mungkin saja bukan dia yang sepenuhnya salah. Bisa jadi kau tak sepenuhnya benar. Jika kau ingin terus mendapatkan dia. Lihatlah jika kau sudah berjuang dan tetaplah tidak bisa, pahami caranya memperjuangkan. Jangan bersedih karena orang tua dia tak merestuimu. Hakikat orang tua selalu menginginkan pasangan yang baik untuk anaknhya. Jika kau sudah merasa baik, atau jika kau pernah 'kurang baik' dan menjadi lebih baik tapi mereka tetap tidak menyukaimu. Carilah caranya untuk memperjuangkan Kenali perbedaan "berhenti" dan "mengeluh". Tidak ada yang beda dalam konteksnya, pengertiannyalah yang berbeda. Jika kau berhenti masih bisa bergerak. Tapi jika kau mengeluh, itu artinya kau bukan hanya sekedar berhenti. Tegakkan hati dalam meyakinkan diri sendiri dan selalu yakin dirimu sendiri. Buang rasa ego, bahas masa lalu, siapa yang salah, jika pantas untuk diperjuangkan maka perjuangkan.

Lupakan kata mengeluh, jangan mengeluh. Apa itu mengeluh? Selalu berpikirlah tidak mengenal kata mengeluh. Apapun permasalahannya jangan selalu lupakan ada Tuhan yang Maha Membolak balikan perasaan. Memberimu permasalahan itu bukan untukmu mengeluh. Jika kau memang merasa berat mintalah KepadaNya dipermudah permasalahannya. Dan kesimpulannya, apapun permasalahan pasti ada solusinya. Sekali lagi jangan mengeluh. Jika pada akhirnya kau memutuskan untuk istirahat, berhenti sejenak. Dan berjalanlah. Nanti juga sampai pada tujuan.

Lupakan Kata Mengeluh Dalam Hidup