Melihat Sisi Baik Dalam Sifat Buruk Pasangan Kita


Dalam hubungan tidak ada yang mengabaikan bahwa rasa kebahagiaan terukur dari cara dia menjadi orang yang memang kau inginkan. Terlebih lagi terkadang kita tak dapat mengukur betapa bahagianya kita di temani orang yang di cinta selepas penat kita melakukan aktivitas, ketika lelah kemudian bercerita tentang bagaimana kegiatanmu hari ini. Seolah tiba tiba rasa lelah itu hilang dengan sendirinya. Hal ini di karenakan kita melupakan bagaimana lelahnya kegiatan hari ini dan mengalihkan rasa lelah kita dengan bercerita ke orang yang kita cintai. Semua itu mengalir dari ujung kepala hingga ujung kaki dan kau seperti orang yang belum melakukan aktivitas. Hanya saja semua itu terjadi karena memang kita benar benar menyayangi dia di awal. Sebelum kau mengetahui sifat buruknya.

Lantas, perlahan kau mulai merasakan sebuah kejenuhan yang tak bisa kau gantikan dan caramu memberi kabar dengan orang di cinta jadi terasa hambar. Seiring waktu memang itu bisa saja terjadi karena seringnya kita melakukan hal tersebut, di selingi dengan selisih paham yang tak tahu siapa yang harus mengalah duluan. Perlahan pun kau mengetahui beberapa hal yang tidak kau sukai dari pasanganmu yang tak bisa kau toleransi kan. Menelan bulat bulat tanpa berpikir bagaimana mengubahnya, disinilah terkadang letak keharmonisan itu bergantung dari bagaimana sikap kita bisa menerima kelebihan serta kekurangan masing masing. Rasanya seperti dia yang salah, kau merasa benar, dan dia tak ingin kau salahkan hingga tak bisa menemukan siapa yang benar. Hingga kau lupa, sebenarnya dia merasakan hal yang sama ketika dia juga tidak menyukai beberapa hal darimu tapi dia tetap menerimamu dengan sabar.

Menelaah rasa rindu hingga menjadi rumit ketika kau tak bisa membedakan apa itu benci dan sayang. Siklus dimana kau selalu memulai pertengkaran, tapi berharap dia yang meminta maaf. Serasa memiliki kepuasan sendiri dan semua itu akan terus berlangsung hingga sampai ada yang menghentikan itu semua. Dia yang pergi, atau kau yang berubah. Tak terasa memang ketika kita melihat sifat buruk dari pasangan kita, tapi kita tak bisa berkaca padahal cermin disampingmu. Hingga kau berpaling dari sesuatu yang masih tak bisa kau terima, dan dia akan tetap seperti itu. Beda lagi ceritanya ketika kau sudah menyuruhnya berubah lalu membimbing, tapi dia tetap seperti itu. Bukan hal yang baik memang dalam sebuah hubungan, mengalah demi bertahan itu ibarat perjuangan yang tak kasat mata, tapi terlihat ketika kita mengeluh, dan buta ketika kita berhenti. Lalu bagaimana cara kita menyikapi pasangan kita yang demikian?

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan agar dia dapat berubah dengan sendirinya, yaitu dengan melihat sisi baik. Hah, apa hubungannya?. Jelas itu berhubungan karena merubah seseorang itu tak bisa sebatas kau menceritakan hal yang tak kau suka lalu menyuruhnya dengan dalih membuatnya lebih baik. Mengapa tak kita coba seperti ini, misalkan:

Rasa cemburu dia yang berlebihan, ketika kau terganggu dengan cara dia. Tapi kau menilai itu salah.
Memang benar rasa cemburu berlebihan sangatlah membuat kita risih, selalu di curigai tanpa alasan yang jelas. Quality time dengan dia yang mengharuskan kamu selalu memberi kabar. Dan seperti suudzon/berburuk sangka menuduh kamu yang tidak tidak. Tak ada yang salah memang, tapi jika kau ingin mengubahnya agar tidak cemburuan bukan hanya sekedar mengatakan, marah, diam saja, seolah menjauh. Yakinkan dia bahwa kita memang tidak akan pernah bisa meninggalkan dia, tunjukkan bahwa dia satu satunya orang yang kau cinta. Tidak berlebihan kok. Sisi baiknya, dia seperti merasa bahwa dia tak bisa hidup tanpamu

Over Protective dengan mengatur pola hidup kita seperti serasa bahwa hidup mu terkekang oleh aturannya.
Kenyataannya, siapa sih orang yang mau dengan suka rela mau di atur dari kebiasaan yang kita lakukan hingga menjadi apa yang dia inginkan. Dimana saat kita merasa hidup bukan satu satunya tentang dia, dan kau mulai lelah dengan cara nya dia mengaturmu. Kau tidak bisa menyuruhnya agar jangan over protective. Tapi sadarkan dia agar jangan terlalu berlebihan dalam memberikan saran atau bahkan cara mengatur. Sadarkan dia bahwa segala yang kau lakukan bukan hanya tentang dia, dan sadarkan bahwa apa yang kau lakukan selama ini demi dia. Sisi baiknya, dia ingin menyempurnakan hidupmu dengan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya di mata dia.

Cara penampilan dia yang mungkin terasa berlebihan, terlalu cantik/keren hingga merasa risih dan tidak nyaman dengan dia (di matamu)
Ketika kita merasa bahwa penampilan dia membuatmu kurang nyaman. Bisa jadi kau khawatir dia dilirik, atau kau berburuk sangka mengira yang tidak tidak. Disamping itu, kau merasa bahwa seolah tingkah laku dia berubah. Kau tidak bisa hanya mengatakan dan mengatur penampilan dia sesukamu. Tapi tanyakan terlebih dahulu mengenai penampilannya, katakan sejujurnya bahwa kau merasa tidak nyaman, dan katakan apa yang kau inginkan. Tidak harus saat itu berubah. Setidaknya, butuhnya penyesuaian agar dia bisa berubah seiring dengan caramu memujinya dan mengatakan sejujurnya. Sisi baiknya, dia hanya ingin merasa sempurna di mata orang yang dicinta

Konklusinya, bisakah kita melihat lebih jauh lagi apa yang dilakukannya. Sesuatu yang kau tak sukai. Mengubah seseorang itu bukan hanya dengan sikap diam (berharap dia sadar dengan sendirinya), atau judge dengan berlebihan. Memaksa kehendak itu susah untuk diterima, disisi lain bahkan yang mengatakan nya justru orang yang dicintanya. Jangan pernah berpikir sepihak seolah dia yang mengejarmu dan yang mencintaimu lebih darimu lalu kau bisa menilai dia yang membutuhkanmu, sedangkan kau sebenarnya memang sangat mencintainya. Menyesalnya di kemudian hari, ketika dia tak bisa mempertahankan hubungan dari sifat kekanakanmu dalam menyikapi sebuah hubungan. Lalu bagaimana jika dia tidak berubah?. Batu padat keras akan terkikis hanya dengan tetesan air, perlahan menetes hingga dapat membuat batu itu terkikis. Bisa dikatakan seperti itu cara mengubah nya. Pasti ada saat dimana dia akan berubah, tapi bukan dengan menunggu berubah dengan sendirinya. Terlepas dari itu, mengapa kita tak berpikir sejenak dan melihat ulang dari sifat yang tidak kau sukai dari sudut pandang sisi baiknya? Terkadang kau melupakan satu hal yang penting. Ketika kau merasa bahwa diluar sana masih ada yang lebih baik darinya, hingga kau melupakan bahwa diluar sana banyak yang lebih baik darimu. Tapi dia tetap memilihmu. Pertahankan hubunganmu jika kau merasa dia selama dalam hidupmu, maka memang (benar) dialah selamanyamu.

Melihat Sisi Baik Dalam Sifat Buruk Pasangan Kita