20 Cara Yang Perlu Kamu Lakukan Untuk Melupakan Orang Yang (Masih) Kamu Cinta



Umpamanya dalam setiap hubungan yang berakhir, putusnya cinta akan terasa sangat menyakitkan apalagi jika kita tidak menerima itu semua. Perasaan yang sudah ada serta bertahan dengan cukup lama kandas akibat beberapa faktor entah sederhana maupun rumit. Hal lainnya misalkan dia tidak menjaga komitmennya (tidak setia), faktor permasalahan hubungan yang terjadi akibat percecokkan yang tak terkendali hingga selalu berkelanjutan, pihak keluarga yang tidak mendukung hubungan, atau bisa jadi akibat adanya orang ketiga. Pertikaian yang ada pun seolah menjadi hal yang menakutkan hingga kita tidak pernah memikirkan kekhawatiran jika suatu saat kita akan kehilangan yang sangat kita cintai.

Kita memang harus bisa mengerti bahwa setiap hidup kita selalu beriringan dengan sebuah pilihan. Terutama pada saat kita sedang berada di posisi yang tidak kita inginkan maka rasa tertekan yang di akibatkan oleh pilihan yang tidak kita inginkan selalu menjadi alasan mengapa kamu selalu menangisi dia. Kekacauan terhadap hati terutama rasa sakit, frustasi karena memang benar-benar tidak ingin kehilangan dia. Ya pasti semua orang tidak ingin kehilangan orang yang di cinta. Malangnya lagi, apabila kita kehilangan seseorang yang kita cinta bukan dari kesalahan kita. Ada hal yang lebih menyakitkan di banding rasa sakit karena kecewa, yaitu rasa tidak terima.

Perihal demikian dalam hubungan kamu yang kurang membaik membuatmu 'terpaksa' untuk mengikuti keadaan dimana kamu harus bisa mengambil sikap dari beberapa pilihan yang apapun kamu pilih itu akan menyudutkanmu. Jika kamu tetap mempertahankannya, tetap saja kamu merasa seolah kamu berjuang sendiri. Akan tetapi dalam lubuk hati yang paling dalam, kamu tidak ingin kehilangannya. Manakala hati terseduh dalam kehangatan hubungan dari rasa percaya, bagaimana kamu bisa mempertahankan sebuah hubungan kalau misalkan kamu tidak percaya dengan dia. Dan mau tidak mau kamu memang merelakan dia pergi dengan keputusanmu. Tapi tetap, itu tidak mengurangi rasa sakit hati kamu. Ya, minimal pada saat itu kamu memang terpukul. Dan terus berlarut dengan rasa terluka yang seolah kamu selalu merasakan itu semua.

Akhirnya (mungkin) kamu sudah kalah dengan keadaan, dan kamu benar-benar terluka hingga kamu benar-benar tidak bisa berpikir jernih serta menerima keadaan bahwa kamu saat ini sudah pisah dengannya. Lelahmu menjaga kesetiaan yang seolah sia-sia menjadi pukulan tersendiri apalagi jika kamu memang sudah melakukan segalanya untuk dia. Tak dapat dipungkiri, sakit datang seiring dengan cara kamu mengingat perjuangan kamu untuk mempertahankannya. Dan tentu itu juga dapat bergantung seberapa besar perasaanmu kepada dia. Yakni ketika perasaan yang kamu rasakan itu menjadikanmu orang yang tak bisa hidup tanpanya, maka melupakan seseorang yang di cintanya pun jelas sangat susah.

Mengubah kembali prinsip dengan menerapkan nya dari awal bisa menjadi langkah mu untuk bisa menghadapi kenyataan kalau dia sudah meninggalkanmu. Belajar memahami dari keputusan yang diambil dengan mempelajari kesalahan kita tentunya. Penyebab seseorang meninggalkanmu bisa saja itu berasal dari kesalahanmu yang menyebabkan hubungan berjalan tidak nyaman. Siapa sih yang ingin menjalin hubungan tapi tidak nyaman dengan situasi hubungan itu sendiri. Ya, sebab itu lah dengan menyadari apa yang sudah kamu lakukan bisa kamu ambil hikmahnya. Tapi, itu tidak bisa di lakukan apabila kamu terlalu frustasi, sedih, kecewa, sakit serta beberapa perasaan lainnya yang membuatmu merasa tersakiti, atau istilah lainnya terluka.

Kamu tentu tidak bisa 'hanya' meratapi perasaan sakit hati mu yang memang tak bisa selalu ada hinggap di dalam hidupmu. Maka dari itu kamu sebenarnya tidak perlu harus menangisi terus-menerus. Mengambil sikap positif justru harus kamu lakukan agar kamu tidak terlalu terlena dengan rasa sakit hati yang selalu hinggap di hatimu. Tentu itu tidak mudah, apalagi kembali lagi itu semua tergantung dari perasaan mu. Sabarlah, sebenarnya ada kok beberapa cara mengatasi perasaan sakit hati kamu akibat putus cinta.


1) Menenangkan pikiran serta hati




Ketenangan hati merupakan langkah awal yang perlu kamu lakukan agar kamu bisa move on. Tentu itu tidak akan mudah. Minimal kamu bisa menyadari isi hati yang tak bisa berlarut hanya untuk merasakan sakit saja. Ada ketenangan pikiran juga sehingga kamu seharusnya tidak perlu menangisi saja. Ketika pikiran sudah dalam keadaan tenang, maka hati juga akan mengikutinya.
2) Memanfaatkan waktu luang seefisien mungkin




Hal yang paling menyebabkan kita terlalu sering memikirkan rasa sakit itu karena banyaknya waktu luangmu. Ketika kamu tidak melakukan apa-apa (pada saat istirahat, mau tidur, planga plongo, bengong, dan sebagainya) maka saat itu pula kamu memiliki waktu untuk memikirkan dia. Maka dari itu dengan memanfaatkan waktu luangmu dengan baik tentu itu akan menjadi inisiatif terbaik, minimal mengurangi intensitas waktu yang terbuang hanya untuk memikirkan dia seorang
3) Menangislah! bila itu perlu




Meskipun beberapa cara sederhana yang saya beritahu ini untuk antisipasi mengurangi rasa sedih. Tapi menangis memang tidak sepenuhnya salah. Jika ada di titik puncak dimana menahan sepertinya sudah tidak tertahankan, maka menangislah. Tujuannya agar dalam mengusahakan berubah itu sebenarnya tidak harus 'memaksa', bahkan jika bisa jangan pernah memaksa segala sesuatunya. Hanya perlu step by step.
4) Jangan pendam perasaanmu sendiri.



Ketika kamu merasa sakit yang teramat sangat, itu karena kamu terlalu memendam perasaan sakit kamu dengan menanggung serta memikirkannya sendiri. Bercerita kepada orang lain (mungkin sahabat, kerabat, saudara, orang tua) bisa jadi sebuah pilihan yang tepat minimal kamu bisa melepas keluhan rasa sakit kepada mereka. Bahkan jika syukur, dia bisa memberikanmu sebuah solusi maupun saran agar kamu tidak bersedih lagi.
5) Hilangkan terlebih dahulu rasa penyesalan




Berlarut rasa sakit yang selalu ada di dalam hati serta pikiranmu mungkin salah satunya karena kamu terlalu memikirkan penyesalan yang membuat dia pergi darimu. Tentu saja kamu sudah melakukan segalanya agar dia tidak meninggalkanmu. Jika ini kesalahanmu yang membuat dia pergi, mungkin kamu memang harus menghilangkan rasa penyesalan. Ketika kamu sudah berusaha meminta maaf dengan memohon, serta berusaha meyakinkan dia kalau kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama tapi dia tetap memilih mengakhiri hubungan maka tidak ada satu pun yang perlu kamu sesalkan. Bisa saja memang niat dia yang ingin meninggalkanmu dari awal, ataupun memang kesalahanmu yang tak termaafkan. Pernah dengar istilah jika cinta dia, dia tidak akan pergi? mungkin itu kata yang tepat dibalik maksud saya.
6) Sadari diri bahwa kamu lebih baik sendiri




Diluar dari memotivasi diri sendiri, kamu juga perlu menyadari satu hal yang terpenting sebagai bentuk prinsip baru. Menjadikan keadaan sebagai pilihan untuk kedepannya, misalkan kamu bisa jadikan sendiri sebagai hal yang lebih baik. Kamu perlu mendapatkan point terpenting dalam menentukan sebuah pilihan dan mencari alasan mengapa kamu lebih baik sendiri dulu. Dengan begitu kamu pun juga tidak terlalu memikirkan alasan mengapa kamu harus menangisi orang tersebut.
7) Berhentilah kontakan dengan mantan




Jika kamu sudah menemukan alasan untuk sendiri, maka usahakanlah untuk tidak saling kontak dengan mantan. Entah itu komunikasi langsung maupun tidak langsung. Tujuannya untuk menjauhi segala perasaan yang masih ada saat ini. Dengan kamu menjauh maka kamu akan terbiasa tanpa melihatnya. Tidak bermaksud untuk putus silahturahmi atau pertemenan, ini hanya untuk sementara waktu. Pada saat kamu sudah memantapkan hatimu maka silahkan saja kontakan kembali tapi kamu sudah tidak memiliki rasa dengan dia.
8) Buanglah kenangan masa lalu




Lost contact untuk sementara waktu sudah kamu lakukan, maka pada saat yang bersamaan juga buanglah segala kenangan yang sudah kamu alami dengannya. Apapun itu! Mulai dari cara bicara kamu dengannya (layaknya panggilan kesayangan), barang yang sudah di berikan, atau ya segalanya. Termasuk juga kata-kata romantis dia yang ternyata tidak sesuai dengan apa yang dia katakan. Dengan begitu kamu bisa menata hati baru dengan membuang bekas tersisa yang lama. Bahasa kasarnya, buanglah kenangan yang sudah tidak ada gunanya.
9) Kurangi kegiatan di media sosial




Mengurangi kegiatan media sosial untuk sementara cukup berguna untukmu, minimal kamu tidak terpikir untuk stalking dia. Dengan begitu kamu juga bisa mengurangi rasa ingin tahu tentangnya. Bahkan kalau perlu tutup semua akun media sosialmu. Jangan blokir akun dia! Karena kamu akan terkesan sok berusaha move on atau terkesan benci. Tapi satu hal yang terpenting ketika kamu mengurangi kegiatan media socialmu, dia jadi semakin penasaran dengan kamu. Ada rasa penyesalan dalam lubuk hati yang paling dalam ketika pisah bahkan menurut sisi psikologi 85% mantan ingin 'di mohon-mohon untuk kembali' atau berusaha agar gagal move on. Semacam kepuasan tersendiri di cintai oleh mantan yang masih menyayanginya meskipun sudah tidak cinta. Artinya dengan mengurangi kegiatan media social mu pula, kamu bisa saja membuat mantanmu merasa menyesal (secara tidak langsung).
10) Hindarilah kebiasaan masa lalu




Lebih tepatnya hindarilah kebiasaan apapun yang mengingatkanmu tentang masa lalu. Di samping kenangan, kebiasaan-kebiasaan juga perlu kamu tinggalkan dan memang kalau jangan di lakukan. Misalkan kamu dulu biasanya makan di tempat 'ini' atau pun segala sesuatu yang mengingatkan tentang dia. Sama juga hal nya kenangan, sebuah kebiasaan juga mungkin terasa susah. Bedanya untuk kebiasaan ini pastilah akan membuatmu jauh lebih baik dalam rangka melupakan dia.
11) Upayakan agar kamu tetap 'sibuk'




Menyibukkan diri (melakukan pekerjaan positif tentunya) akan membuatmu tidak memiliki waktu hanya untuk sebatas memikirkan tentang orang itu. Seperti halnya mengefisien waktu lebih baik, membuatmu sibuk akan membangun karaktermu menjadi pribadi yang lebih berpendirian serta dengan banyaknya kegiatan pula maka kamu bisa membuat kamu semakin lupa kalau kamu pernah mencintai orang tersebut. Hal ini tentu positif sekali dan perlu untuk kamu kerjakan. Lalu bagaimana kalau saya orang nya malas? Ketika kamu berusaha untuk menyibukkan diri pada saat yang bersamaan juga sebenarnya perlahan kamu bisa menghilangkan sifat buruk malasmu. Hal yang positif bukan?
12) Habiskan waktu bersama orang yang kamu sayang




Ketika kamu sudah menceritakan tentang permasalahanmu sebelumnya, mungkin kamu juga perlu menghabiskan waktu bersama teman-teman atau sahabatmu yang peduli dengan kamu. Jalan-jalan traveling, belanja, hang out, atau apapun yang sekiranya bisa kamu habiskan waktu dengan teman-temanmu. Dengan demikian kamu akan merasa yang jauh lebih baik dari sebelumnya, bahwa kamu tidaklah sendiri.
13) Bagikan pengalamanmu dalam bentuk tulisan




Mungkin ini sebatas keluh kesah, atau bisa dikatakan perlu tidak perlu. Kamu mungkin bisa membagikan pengalaman pahitmu tentang masa lalu dan menjelaskan bagaimana usaha kamu untuk berusaha move on. Terkadang ada rasa kebanggaan tersendiri kalau kamu bisa menginspirasi orang lain yang (mungkin) pernah memiliki pengalaman yang sama sepertimu. Dengan menulis pengalamanmu pula kamu bisa melepas segala unek-unek yang jauh lebih efisien apabila kamu melakukannya sambil berpikir untuk berubah menjadi karakter yang jauh lebih bijaksana.
14) Cari hobi baru agar menambahkan kegiatanmu




Ini juga termasuknya perlu tidak perlu. Untuk menambahkan kegiatan kosongmu ya kamu bisa menambahkannya dengan mencari hobi baru. Ya misalkan jualan online, atau mungkin membuat kerajinan. Bisa jadi kamu juga bisa menemukan inspirasi yang (bisa saja) berpengaruh terhadap bisnismu. Tapi mungkin ini ada perlunya juga, kamu tahu orang yang memiliki hobi itu hidupnya selalu diiringi dengan kebahagiaan yang selalu datang dengan sendirinya lhoo.
15) Lakukanlah sesuatu yang berbeda




Meskipun terkesan seperti masih berhubungan dengan masa lalumu, tapi kamu tidak ketika kamu melakukan sesuatu yang tidak pernah ingin dilakukan oleh mantanmu bisa membuatmu seolah menjadi orang yang lebih hebat dari mantanmu. Jelas dengan demikian, kamu menjadi orang yang tidak bisa menemukan alasan apapun mengapa kamu harus mencintai dia lagi. Dibalik itu juga kamu bisa menjadi perhatian masa lalumu yang bisa saja dia menyesal telah meninggalkanmu. Bukan bermaksud membalas dendam, tapi hanya memberitahu secara tersirat bahwa dia itu salah telah meninggalkanmu. Pembuktian.
16) Jangan biarkan dia menghentikanmu lagi


Seperti yang saya katakan sebelumnya, bisa jadi ketika mantanmu meninggalkanmu dia sebenarnya menyesal dan dengan rasa seolah tidak bersalah dia mendekatimu. Sok menanyakan kabar, bagaimana pekerjaan, kuliah, kegiatan. Ya dia menanyakan dengan niat (mungkin) inginnya supaya kamu gagal move on. Dan di fase ini kamu mungkin perlu sok tidak butuh maksud saya misalkan dia kontak ya kamu tidak perlu harus menjauh. Tapi juga ada indikasi dia ingin telepon, video call atau chatting terus-terusan kamu harus membatasi dengan kata "Kok tumben kontak? Saya lagi ga ada waktu buat chat" "Maaf kalau misalkan menyita waktu lebih baik udahan aja". Setidaknya ada bentuk kamu respon tapi jika mendekat kamu lah yang membatasi. Dengan begitu kamu tidak punya jarak untuk pendekatan kembali. Biarlah dia seolah mengejar dan kamu tersenyum karena kamu dulu bisa mencintai orang seperti itu
17) Nikmati waktu kesendirianmu




Berbahagialah karena kamu sendiri. Kamu bisa menikmati apapun yang kamu mau tanpa aturan atau menjaga hati (misalkan jalan bareng sama teman) dan tidak ada aturan yang mengekangmu. Terkadang dalam hubungan dulu pasti sering sekali ada nya aturan apalagi jika mantanmu dulu orang nya posesif. Maka dari itu dengan kamu bebas setidak nya kamu bisa menikmati apapun yang kamu mau.
18) Tetaplah bersyukur




Apapun yang ada dalam aspek keindahan makna di dunia ini, bersyukur adalah cara kita mengungkapkan rasa nikmat yang bisa menjadi pelajaran ataupun beberapa hal yang bisa di jadikan sebagai pola pikir positif. Dengan bersyukur juga kita bisa saja mengambil hikmah lebih misalkan kemungkinan apabila kamu dengan dia masih menjalin hubungan, ya bisa jadi malah tidak baik untuk hubungan kedepannya.
19) Jangan berpikir jatuh cinta (lagi)




Terkadang ada beberapa tindakan yang mungkin di pikirnya tepat, yaitu dengan cara mencintai orang lain (sebagai penggantinya). Padahal seharusnya jangan. Jangan jatuh cinta dulu dengan orang lain, karena bisa saja kamu hanya menjadikan dia sebagai pelampiasan. Tetap saja semua orang memiliki perasaan dan karena kamu juga di posisi sakit hati seharusnya kamu jangan terlebih dahulu jatuh cinta kepada orang yang malah bisa saja kamu tidak mencintainya. Seperti yang saya katakan sebelumnya, jangan pernah memaksakan segala sesuatunya. Andai kata kamu juga sudah benar-benar move on saya sarankan lebih baik jangan terlebih jatuh cinta. Karena......
20) Belajar dari pengalaman




Ya jangan jatuh cinta terlebih dahulu, karena belajarlah dari pengalaman. Cinta tak perlu harus dikejar hanya karena kamu ingin menemukan orang yang tepat untuk berada di sisimu. Memang sih jodoh itu harus di cari, tapi tidak perlu buru-buru. Jika kamu sudah memahami cara-cara sebelumnya maka inilah point terpenting. Yaitu belajarlah dari pengalamanmu sebelumnya kalau kamu pernah gagal dalam percintaan. Mempelajarinya dengan mengulangi kesalahan yang sama. Mempelajarinya agar kamu bisa mendapatkan orang yang tepat untukmu. Dan mempelajarinya untuk bisa menghargai dan menyikapi secara bijaksana dalam hubunganmu untuk kedepannya.


Catatan:
Beberapa cara di atas bisa kamu lakukan ketika kamu merasa terlalu larut dari kesedihan akibat putus cinta. Insya Allah semua cara di atas bisa membuat dirimu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kegalauan akan terasa sedikit lebih ringan apabila kamu memang berniat untuk melupakannya serta tetap pada pendiriannya dalam rangka melupakan orang yang kamu cinta. Ada beberapa point yang memang harus kamu lakukan dan wajib karena kamu tidak bisa harus selalu bersedih kehilangan orang yang masih kamu sayang. Tidak perlu kamu lakukan semuanya, minimal kamu mengerti beberapa penerapan nya. Sehingga kamu tahu langkah penting awal yang harus kamu lakukan agar kamu bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Selain cara di atas ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan juga selain cara yang di atas. Lebih tepatnya agar kamu bisa memahami lebih mudah tentang cara mengatasi putus cinta. Walaupun saya pikir saya sudah cukup jelas untuk menjelaskan mengetahui tahap serta caranya tapi mungkin dengan ini maka kamu bisa memahami lebih jelasnya mengawali caranya.


Tips
  • Dalam point menambahkan kesibukan. sebenarnya itu relatif. Kamu bisa saja tidak perlu menambahkan hobi, atau kegiatan yang mungkin menyita waktumu karena (bisa jadi) kamu orang yang berkarir. Tentu menyisihkan waktu untuk istirahat juga perlu, dan tidak melakukan kegiatan secara berlebihan
  • Ada rentang waktu yang bisa saja lebih cepat atau bahkan lebih lama. Semua itu tetap bergantung pada seberapa dalam perasaanmu terhadap orang yang kamu cinta
  • Bisa jadi kamu memiliki keadaan dimana ketika kamu berpacaran dengan orang tersebut maka kamu seolah menjauhi temanmu. Tentu ini akan terasa sulit apalagi jika hal yang kamu lakukan benar-benar membuat temanmu menjauhi mu (atau kemungkinan terparah dia membencimu). Yang bisa jadi sebuah pendapat yang tidak kamu terima (nasehat yang seharusnya kamu pisah dengan orang tersebut, atau mengatakan kalau dia bukan orang yang baik untukmu tapi kamu tidak mendengarkannya). Dalam hal ini kamu perlu proses minta maaf kepada temanmu juga.
  • Akuilah bahwa peran teman sekitar , kerabat , sahabat , orang-orang yang kamu cinta sangat berpengaruh dari proses move on mu maka dari itu dekatlah dengan teman dengan memperbaiki dirimu, kemudian minta bantuanlah. Pikirkan lebih dulu agar kamu tidak terkesan seperti orang yang datang kalau ada butuhnya doank!

20 Cara Yang Perlu Kamu Lakukan Untuk Melupakan Orang Yang (Masih) Kamu Cinta